Android Makin Diincar Penjahat "Cyber"
Para penjahat cyber memasang Trojan atau Rootkit exploit untuk mengambil alih perangkat mobile sebelum meng-install aplikasi tambahan
Dalam
laporan ancaman untuk perangkat mobile terbarunya, F-Secure menjelaskan
bahwa jumlah keluarga malware yang menyasar Android mengalami
peningkatan hampir empat kali lipat sejak 2011. Di perempat tahun
pertama 2012 saja, sudah ditemukan 37 keluarga malware baru.
Menurut
F-Secure, jenis malware yang paling umum ditemukan pada Android adalah
trojan. Sebanyak 84% dari program berbahaya yang menyerang platform mobile terdiri dari jenis ini.
"Trend
yang paling menarik adalah makin banyaknya sisipan trojan pada program
yang benar-benar berfungsi sesuai deskripsinya pada pengguna.
Akibatnya, pengguna jadi tak sadar bahwa mereka sudah menjadi korban,"
jelas analis F-Secure, Sean Sullivan.
Firma sekuriti ini
mengatakan, para penjahat cyber memasang Trojan atau Rootkit exploit
untuk mengambil alih perangkat mobile sebelum meng-install aplikasi
tambahan untuk membuat panggilan telepon, mengirim SMS bertarif premium,
dan mengakses video berbayar tanpa sepengetahuan pengguna.
F-Secure
juga mewanti-wanti bahwa pengguna Android Market (sekarang Google Play)
harus tetap waspada karena program palsu kadangkala berhasil masuk ke
pasar aplikasi resmi ini, bukan hanya terbatas pada toko aplikasi pihak
ketiga saja.
Terdapat setidaknya 3.063 aplikasi jahat yang
beredar dan siap menyerang perangkat Android. Jumlah tersebut meningkat
jauh dari 139 malware yang tercatat di 2010.
Yang lebih mengkhawatirkan, sebanyak 34 keluarga malware yang aktif saat ini didesain untuk mencuri uang (profit motivated) dari perangkat Android yang terinfeksi.