Kantor MTsN Sakti Diobrak Abrik Pencuri
Kantor guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sakti, Pidie, Kamis (17/5) sekitar 02.30 WIB, diobrak abrik pencuri dengan cara merusak
Ia menjelaskan, ihwal kejadian pencuri masuk melalui pintu depan Kantor guru MTsN dengan cara merusak tiga plat gembok yang dipasang sebagai pengamanan pintu. Setelah berhasil masuk melalui ruangan guru. Kemudian pencuri masuk ke ruangan kepala sekolah dengan cara merusak satu plat gembok. “Di dalam ruangan saya, pencuri mengambil tiga monitor LCD, tiga keyboard komputer dan tiga CPU yang baru dibeli belum sempat digunakan karena masih di dalam kotak,” kata Abdul Kadir.
Setelah mengambil paksa barang elektronik itu, lanjutnya, pencuri juga mengobrak-abrik lemari tempat penyimpanan dua infokus. “Kemungkinan pelakunya lebih dari satu orang karena banyak barang yang diambil dari sekolah yang diangkut melalui masjid yang terletak di samping sekolah MTsN. Pelaku diperkirakan menggunakan mobil ataupun becak mesin dalam membawa kabur hasil curiannya itu,” jelasnya.
Dikatakan, barang-barang elektronik milik madrasah yang telah dicuri tersebut selama ini digunakan untuk aktifitas madrasah dalam proses belajar mengajar dan adminitrasi. Barang-barang tersebut dibeli menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Tapi, kini telah raib yang diambil paksa kawanan pencuri. “Kami taksir kerugian mencapai Rp 75 juta. Kami berharap polisi bisa secepat mungkin meringkus pelaku tersebut,” kata, Drs Abdul Kadir, didampingi Bendahara MTsN Sakti, Zakaria.
Kapolres Pidie, AKBP Dumadi SStmK, melalui Kasat Reskrim AKP Aiyub, yang dihubungi Serambi, kemarin, kasus pencurian di MTsN Sakti sudah ditangani polisi. “Pelakunya belum terindentifikasi, kami terus bekerja mengejar pelaku,” kata AKP Aiyub.(naz)