Dokter RSU Sigli Cuti, Keluarga Pasien Mengeluh
Bahkan, pelayanan Poli Klinik RSU Sigli, ditutup total dan akan normal kembali, Senin (21/5)
* Poli Klinik Ditutup
SIGLI - Warga yang berobat di Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli, Pidie mengeluh, menyusul dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut menikmati libur selama tiga hari, sejak Kamis (17/5)-Sabtu (19/5). Bahkan, pelayanan Poli Klinik RSU Sigli, ditutup total dan akan normal kembali, Senin (21/5).
Zakaria (38) warga Gampong Lhee, Kecamatan Batee, kepada Serambi, Jumat (18/5) mengatakan, akibat tidak adanya dokter di RSU Sigli menyebabkan pasien telantar beberapa jam di rumah sakit tersebut karena kekurangan dokter. “Enam pasien asal Gampong Lhee, Kecamatan Batee terpaksa harus menunggu lama,” katanya.
Kata Zakaria, seharusnya dokter di RSU Sigli tidak semuanya libur kerja selama tiga hari penuh. Sebab, jika dokter tidak ada otomatis pasien akan kesulitan saat berobat terutama bagi mereka yang menggunakan kartu JKA.
Dilanjutkan, ditutupnya aktifitas Poli Klinik RSU Sigli selama tiga hari tidak diberitahukan kepada masyarakat. Sehingga adanya warga yang datang berobat terpaksa pulang. “Kami kecewa saat merobat di Poli Klinik rumah sakit yang ditutup tampa adanya pemberitahuan,” kata M Yani (35) warga lainnya.(naz)
tanggapan direktur rsu
Karena Libur Bersama
Sementara itu, Direktur RSU Sigli, dr Safwan SPM, yang dihubungi Serambi kemarin mengatakan, RSU Sigli libur selama tiga hari sejak Kamis (17/5)-Sabtu (19/5) khusus untuk kantor dan Poli Klinik. “Kamis (17/5) dan Jumat (18/5) merupakan hari libur bersama. Sabtu (19/5) akan digantikan dengan tambahan kerja selama delapan jam pada, Senin (21/5),” kata Safwan.
Katanya, kendati libur selama tiga hari, tapi aktifitas RSU Sigli dalam menangani pasien seperti rawat jalan, rawat inap, emergenci (darurat) dan laboratorium tetap dilayani dokter piket yang bertugas secara bergantian. Begitu juga, kata Safwan, pasien yang biasanya ditangani Poli Klinik akan dialihkan ke IGD RSU Sigli. Karena Poli Klinik ditutup selama tiga hari pada masa liburan ini. Poli Klinik akan normal kembali, kata Safwan, Senin (21/5) ini.
Ditanya kenapa ditutup pelayanan medis di Poli Klinik tidak diberitahukan. Kata Safwan, ini merupakan aturan lama. “Jadi setiap adanya hari libur nasional, kami sering menutup aktifitas Poli Klinik. Jadi masyarakat sudah mengetahui,” demikian Safwan. Sekdakab Pidie, Said Mulyadi SE MSi, kepada Serambi Jumat (18/5) menjelaskan, sesuai dengan keputusan pemerintah PNS libur selama dua hari. Sedangkan, Sabtu (19/5) juga diliburkan bagi PNS. “Jadi PNS nantinya akan menggantikan kerja delapan jam pada, Senin (21/4),” pungkas mantan Asisten Tiga Setdakab Pidie itu.(naz)