SMA RSBI Aceh Singkil Terbengkalai
Beberapa bangunan belum tuntas dikerjakan, sementara yang sudah finising ada bagian telah rusak
Pantauan Serambi, Jumat (18/5) ada dua bangunan utama yang telah selesai yaitu kantor dan ruang kegiatan belajar (RKB). Namun teras gedung perkantoran retak, akibat timbunan tak padat. Sedangkan mushola, tempat wudhu, rumah dinas proses pembangunannya belum tuntas. Padahal dalam papan proyek tempat wudhu umpamanya, tertera selesai dikerjakan 7 Oktober 2011.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil Sanusi menyatakan, pembangunan RSBI dibiayai dana otsus APBA dan APBK. Mushalla, MCK dan rumah guru dibiayai dana otsus APBK akan dituntaskan tahun ini.
“Yang menjadi bagian Otsus APBK akan dituntaskan, sedangkan gedung depan dana Otsus provinsi, tidak mungkin menyelesaikannya, kita khawatir tumpang tindih,” kata Sanusi.
Menurut Sanusi, sebelumnya telah ada kesepakatan pembangunan SMA Bunga Bangsa RSBI, akan dibiayai APBN senilai Rp 40 miliar. Tahun 2012 akan dikucurkan untuk tahap pertama senilai Rp 10 miliar, namun sejauh ini belum ada informasi kapan direalisasikan. “Saya berharap kalau memang betul ada dana dari APBN segera dicairkan agar pemabangunan RSBI cepat selesai, dan segera difungsikan,” ujarnya.
Sanusi mengatakan, pembuatan parit guna mencegah terjadinya genangan air, kemudian pembangunan laboratorium bahasa, perpustakaan, TIK dan penataan lahan dapat dituntaskan tahun ini. Sehingga SMA Bunga Bangsa RSBI Aceh Singkil, tahun 2013 dapat menerima siswa baru.(c39)