PAN Aceh Gelar Rakor Bapilu
Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN), menggelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pemilu (Bapilu), di Hotel Madinah
BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN), menggelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pemilu (Bapilu), di Hotel Madinah, Banda Aceh, Sabtu (19/5). Pembicara pada rakor itu masing-masing Koordinator Wilayah (Korwil) Aceh DPP PAN Ahmad Farhan Hamid, Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Candra Usman, dan Ketua DPW PAN Aceh Anwar Ahmad.
Farhan mengupas persiapan pemilu legislatif serta strategi pemenangan. Meski pemilu legislatif akan berlangsung dua tahun lagi, tetapi bagi Parpol ini bukan waktu yang panjang.
Sisa waktu sebelum pemilu, ujar Farhan, kader PAN harus mampu menjelaskan program kerakyatan yang telah dilakukan selama ini. PAN nilai Farhan pernah mendominasi perolehan kursi parlemen, mensahkan beberapa kebijakan pro rakyat. Program yang sudah dijalankan harus dijelaskan kepada rakyat. Untuk menang maka jalannya kenali medan yang dihadapi, tahu kekuatan lawan, serta melakukan persiapan secara matang.
Sebelumnya Wakil Sekjen DPP PAN Candra Usman, mensosialisasi tentang UU pemilu. Dari UU pemilu yang disahkan oleh DPR pada April lalu ada kelemahan yang harus mampu disikapi secara cermat oleh PAN.
Rakor dimanfaatkan oleh utusan DPD PAN untuk menggali informasi mendalam dari pihak DPP. Terkait persiapan pemilu, pembicara dari DPD PAN berharap ada singkronisasi isu kampanye yang disampaikan antara DPP dan DPW.
Sekretaris DPD PAN Aceh Utara Iskandar Ali memisalkan tentang penolakan BBM. Ini persoalan kerakyatan yang hanya menjadi konsumsi nasional dan tidak sampai ke daerah.
Hal lain yang ditanyakan adalah terkait UU pemilu yang baru apakah ada sanksi bagi KPU apabila lembaga ini didapati melanggar hukum. “Mestinya KPU harus diberi sanksi ketika ada pelanggaran pilkada yang dilakukan oleh lembaga ini,” ujarnya.
Ketua DPW PAN Aceh Anwar Ahmad mengatakan, Rakor Bapilu membahas pencalonan dini caleg, pembentukan Komite Pemenangan Pemilihan Umum Wilayah (KPPW) dan Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD), dan sosialisasi UU pemilu.
Dalam rekrutmen caleg, Anwar berharap bisa selesai dalam waktu dekat, sebab nama itu akan diajukan ke DPP untuk dipelajari serta ditetapkan dalam daftar caleg PAN untuk tahun 2014. Ia ingin kader PAN merekrut tokoh masyarakat, ulama, LSM, pemuda, yang dikenal untuk menjadi pengurus PAN atau masuk dalam caleg PAN. “PAN sediakan 40 persen untuk tokoh masyarakat dari luar partai,” ujar Anwar.
Kepada Serambi Ketua Badan Pemilu DPW PAN Aceh, HT Zainal Arifin mengatakan, Rakor digelar satu hari. Peserta terdiri dari ketua Bapilu DPD PAN se-Aceh. PAN mulai melakukan persiapan untuk menyambut pemilu legislatif pada tahun 2014 mendatang, ujarnya.(swa)