Bireuen Menang di Padang
Skuadra PSSB Bireuen sukses mengakhiri mitos tak pernah menang di Stadion Agus Salim, Kota Padang. Petang kemarin
BIREUEN - Skuadra PSSB Bireuen sukses mengakhiri mitos tak pernah menang di Stadion Agus Salim, Kota Padang. Petang kemarin, Rahmad Maulana dkk membungkam perlawanan PSP Padang, 1-0, dalam lanjutan kompetisi divisi utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) pada musim 2011-2012.
Pahlawan bagi kemenangan Laskar Kota Juang--julukan PSSB--di laga tersebut, Zoelfadli. Mantan striker Libertad, Paraguay itu, mampu mencetak gol pada menit 18. Ini merupakan gol kelima dari pemain kelahiran Bintang Hu, Batee, Pidie, dalam kompetisi divisi utama.
Praktis, anak dari pasangan Rahmani-Habibah berhasil masuk dalam daftar top skor sementara. Zoelfadil yang sempat menimpa ilmu di Paraguay bersaing bersama duet penyerang PSLS Lhokseumawe, Raul Carlos-Mahdi Sinegal, dan mantan striker timnas, Gendut Doni di Persikota Tangerang.
Seperti diketahui, sejak masuk kompetisi profesional mulai musim 2007/2008 untuk divisi I, skuadra PSSB Bireuen tak pernah meraih kemenangan ketika bertarung di Stadion Agus Salim. Bireuen harus selalu mengakui ketangguhan dari Pandeka Minang--julukan PSP.
Satu-satunya prestasi mengesankan PSSB saat melawan ke Padang di musim 2007/2008. Itupun bukan di kompetisi, namun di ajang Piala Indonesia. Kala itu, PSSB sukses menahan PSP dengan skor 1-1 pada babak 32 besar. Gol yang membuat PSSB lolos ke pusingan 16 besar kala itu dicetak Mukhlis Sawang. Hasil imbang ini membuat Laskar Kota Juang berjumpa tim metropolis Persija Jakarta.
Keberhasilan sore kemarin semakin mempertegas dominasi Andrea cs atas PSP musim ini. Pasalnya di pertemuan pertama di Stadion Cot Gapu, PSSB Bireuen berhasil menang telak 3-0. Kecuali itu, ini merupakan kemenangan kedua di partai tandang setelah sebelumnya menghajar tuan rumah PS Bengkulu, 3-1.
Tambahan tiga angka memantapkan posisi skuad PSSB di papan tengah klasemen sementara, dengan mengumpulkan poin 18 dari 14 kali laga. Kecuali itu, hasil manis menjadi modal bagi tim dimanajeri Azis Fandila dan T Rasyidin untuk menghadapi PSBL Langsa, serta PSLS Lahokseumawe di dua laga sisa.
Dalam pertandingan dipimpin wasit Sumitro, PSSB yang diperkuat alumni Paraguay sejak menit awal langsung menyerang. Perjuangan keras mendapat perlawanan sengit pilar tuan rumah. Terlebih PSP ingin membalas kekalahan saat pertemuan pertama. Tak ayal, laga semakin ketat.
Pada menit 18, publik Padang terpaksa diam setelah striker PSSB, Zoelfadli berhasil membobol gawang PSP. Gol itu berawal dari umpan lambung mantan pemain timnas Chili U-21, Carlitos di rusuk kiri gawang lawan. Tanpa ampun, pemain kelahiran 29 November 1993 itu melepaskan tendangan keras tanpa bisa diblok Rahmad Hidayat, kiper PSP.
Memasuki babak kedua, hujan deras mengguyur lapangan pertandingan. Praktis, permainan kedua tim harus bekerja lebih keras mengingat bola lebih banyak tertahan akibat lapangan becek. Bahkan, Bireuen terpaksa bermain dengan umpan jauh. Ciri khas dengan sentuhan dari kaki ke kaki tak bisa dimainkan lagi.
PSP bukan tanpa peluang. Sejumlah kans diperoleh Saiful Ramadhan dkk. Beruntung, tekanan mereka masih bisa dihalau Ismadi, Muarif, Syahrizal Syahbuddin, serta Zikri Akbar. Bireuen kembali memperoleh kesempatan untuk mencetak gol. Akibat buru-buru dalam penyelesaian akhir, sejumlah peluang dari Jalwandi, Carlitos, serta Revaldi tak membuahkan gol. Hingga wasit melengkingkan pluit panjang kedudukan tetap bertahan 1-0 untuk PSSB.(c38)
susunan pemain
PSP PADANG - Rahmat Hidayat, Alfariz, Ferdi Ferdian, Edwin Kaisiri, Hambali, Safril M, Saiful Ramadhan, Harry Permana/M Teguh, Dikky Hidayat, Fran’s Mumpo, M Sai/Andi Rizki
PSSB BIREUEN - Rivaldi Diaz, Muarrif, Syahrizal/Rahmat Maulana, Andri Mulyadi, Zikri Akbar, Revaldi, Firdaus Ramadhan/Ismadi Hasbi, Zoelfadli, Carlitos, Jalwandi, Faumi/Andrea