Rabu, 10 Juni 2026

Pemkab Evaluasi Realisasi APBK 2012

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie akan mengevaluasi realisasi APBK 2012 mencapai Rp 800 miliar yang diangggarkan pada Satuan Kerja

Tayang:
Editor: bakri
SIGLI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie akan mengevaluasi realisasi APBK 2012 mencapai Rp 800 miliar yang diangggarkan pada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Langkah itu dilakukan, menyusul adanya sebagian SKPK masih minim dalam menyerap dana APBK 2012 itu.

“Saya belum mengetahui presentase terhadap serapan APBK 2012 pada masing-masing SKPK. Untuk mengetahuinya, kita akan melaksanakan rapat, guna mengevaluasi sekaligus untuk mengetahui berapa realisasi APBK sejak Januari- Mei ini. Rapat tersebut direncanakan akan kami gelar dalam minggu ini,” kata Sekdakab Pidie, Said Mulyadi SE MSi, yang dihubungi Serambi, Minggu (20/5).

Dikatakannya, dari Rp 800 miliar APBK 2012 yang dananya tersebar pada dinas, kantor dan badan. Saat ditelesuri masih adanya sebagian SKPK yang masih minim penyerapan APBK. Sehingga perlu diketahui penyebab macetnya realisasi APBK tersebut. APBK tersebut diperuntukkan untuk membayar gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab. Sisa dana tersebut dialirkan untuk biaya modal, barang dan jasa. Bukan itu saja, kata mantan Asisten Tiga Setdakap Pidie, untuk membayar upah jerih keuchik, imum mukim dan imum menasah. Upah jerih aparatur gampong tersebut dibayar setiap bulan sekali. “Untuk membayar biaya rekening listrik Kantor Bupati Pidie, kami telah membayarnya,” kata Said.

Ditambahkannya, dana APBK yang paling banyak mengalir antara lain pada Dinas Pendidikan Pidie. Lalu, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Pidie, Dinas Pertanian dan Peternakan Pidie dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pidie. Bahkan, lanjutnya, pada tahun ini sebagian SKPK juga memiliki Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 51 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 598 miliar.

Ditanya berapa dana DAK pada Dinas Pendidikan Pidie. Kata dia, Dinas Pendidikan Pidie masih memiliki sisa dana DAK pada tahun 2011 sebesar Rp 12,09 miliar dari total dana DAK Rp 16 miliar. Artinya dana tersebut telah dihabiskan sebesar Rp 3 miliar lebih pada tahun lalu untuk kegiatan sekolah. “Proyek sisa dana DAK Rp 12,9 miliar itu hingga kini dalam proses tender. Tapi, saya tidak mengetahui sejauhmana proses tender DAK pada Dinas Pendidikan Pidie itu,” demikian Said Mulyadi.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved