Ada Penipu Mencatut Nama Pejabat BPKP
Aksi penipuan dengan mencatut nama Kepala dan Sekretaris BKPP Aceh Selatan sudah dua hari berlangsung
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Para tenaga honorer di Kabupaten Aceh Selatan hendaknya bisa terus meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan via telpon. Pasalnya, sejak dua hari terahir ini ada oknum yang mengaku pejabat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Selatan meminta tenaga honorer untuk mengirim sejumlah uang dengan mengiming-imingi meluluskan mereka menjadi CPNS melalui jalur khusus.
Hal itu terungkap ketika sejumlah tenaga honorer dari Kecamatan Bakongan, Kluet Utara, Manggamat dan Meukek melaporkan prihal tersebut kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Selatan, Said Junaidi SH dan Sekretaris BKPP Aceh Selatan Zulkarnaini M.Si, Rabu (23/5). “Aksinya penipu itu dilakukan dengan cara menelpon para tenaga honorer yang umumnya dari kalangan guru dengan mengaku sebagai Kepala BKPP dan Sekretaris BKPP Aceh Selatan. Penipu mengiming-imingi kalau dirinya bisa meloloskan tenaga honorer menjadi jadi PNS melalui jalur khusus dengan catatan harus mentransfer uang biaya pengurusan,” kata Sekretaris BKPP Aceh Selatan Zulkarnaini Msi, kepada Serambi, Rabu (23/5/2012) sore.
Aksi penipuan dengan mencatut nama Kepala dan Sekretaris BKPP Aceh Selatan itu, menurut informasi yang diterima Zulkarnaini, sudah berlangsung selama dua hari. Dia mengkhawatirkan, jika persoalan itu tidak segera diketahui publik akan ada korban dari aksi penipuan yang mencatut nama pejabat teras di BKPP Aceh Selatan itu. “Kita berharap kepada tenaga honorer untuk tidak mudah tergiur, karena itu jelas-jelas penipuan,” pesannya, sembari meminta Serambi untuk segera menyiarkan berita yang meresahkan itu.
Dia juga menjelaskan, tidak ada penerimaan CPNS jalur khusus seperti yang disampaikan penipu itu kepada para tenaga honorer di Aceh Selatan. Oleh karenanya para tenaga honorer jangan tergiur dengan bujuk rayu penipu yang mengaku sebagai kepala BKPP dan Sekretaris BKPP tersebut. Sebab dalam perekrutan CPNS tidak ada yang namanya pengutipan. “Saya sudah mencoba menghubungi nomor HP yang mengaku sebagai Kepala BKPP Aceh Selatan itu, namun tidak aktif. Oleh karenanya kami menyarankan kepada para tenaga honorer untuk berhati-hati dengan nomor asing yang mencatut nama Kepala BKPP dan Sekretaris BKPP ataupun pegawai BKKP,” pesannya.
Sebab, ujung –ujungnya mereka akan meminta sejumlah uang kepada calon korban dengan mengiming-imingi akan meloloskan menjadi CPNS. Jika ditanggapi, menurutnya sudah barang pasti mereka akan tertipu, karena BKPP sendiri tidak pernah dan tidak membenarkan terjadinya pengutipan uang dalam proses rekrutmen CPNS. “Terlebih lagi beberapa hari lalu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) Azwar Abubakar telah mengumumkan akan adanya penerimaan CPNS, dan itu menjadi peluang bagi mereka untuk mengelabui korbannya,” pungkas Zulkarnaini.(tz) | CS001