Dikti Setujui Ubudiyah Tambah Sembilan Prodi
Seiring peningkatan status STIKES dan STMIK Ubudiyah menjadi Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Direktorat Pendidikan Tinggi
“Izin pertimbangan itu diberikan sebagai awal untuk keluarnya izin operasional bagi kesembilan prodi baru itu,” ujar Ketua Yayasan Ubudiyah, Dedi Zefrizal ST, melalui siaran pers yang diterima Serambi, kemarin. Kesembilan prodi itu, sebutnya, meliputi prodi ekonomi akuntansi, ekonomi manajemen, teknik arsitektur, farmasi, FKIP PGSD, FKIP bahasa Inggris, FKIP teknik ilmu komputer, hukum, dan ilmu pemerintahan.
Dikatakan, untuk kesembilan prodi tersebut kini sedang menunggu tahapan presentasi dan visitasi yang dijadwalkan Juli mendatang sebelum dikeluarkannya SK penyelenggaraan. Ia berharap Universitas Ubudiyah Indonesia bisa menerima mahasiswa pada tahun ini.
Dengan kehadiran UUI di Aceh, Dedi berharap dapat membangkitkan gairah dunia pendidikan tinggi swasta. Karena itu, pihaknya akan melakukan pembenahan terkait sarana dan kualitas sehingga dapat mensejajarkan dengan universitas ternama lainnya di Indonesia.
“Kita juga sedang mempersiapkan pembahasan kurikulum untuk sembilan prodi baru serta perumusan visi misi, RIP, dan statuta universitas. Kita berharap pembahasan itu selesai Agustus mendatang,” harap Dedi.
Selain itu, tambahnya, pihak UUI juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana gedung perkuliahan, menambah fasilitas perpustakaan, dan laboratorium di areal 2,5 hektare yang letaknya bersebelahan dengan hutan kota di Tibang, Banda Aceh. “Sebelumnya, UUI juga sudah dapat dukungan dan rekomendasi dari Universitas Gunadarma Jakarta, Unsyiah serta persetujuan dan rekomendasi dari Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut,” pungkasnya.(jal)