DPRK: Lanjutkan Pembangunan Jembatan Rangka Baja
Kalangan DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) mempertanyakan kelanjutan proyek pembangunan jembatan rangka baja CV Raya
“Pembangunan tahap kedua jembatan rangka baja itu sudah diplotkan dalam APBK 2012. Namun hingga memasuki bulan Mei ini proyek jembatan itu masih terbengkalai,” kata Wakil Ketua DPRK Abdya, Elizar Lizam kepada Serambi, di Blangpidie, Selasa (22/5).
Dikatakan, pembangunan proyek jembatan rangka baja CV Raja itu mulai dibangun tahun 2011 dengan menelan dana senilai Rp 978.978.000 bersumber dari APBA 2011. Namun proyek tersebut diputus kontrak, karena pelaksana tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya hingga berakhirnya tahun anggaran. Pembangunan jembatan rangka baja itu baru sebatas pembangunan abutment.
Karena sudah diputus kontrak, pada tahun 2012, Pemkab menganggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan jembatan itu sebesar Rp 1,5 miliar. Namun sangat disayangkan hingga memasuki bulan Mei belum ada tanda-tanda proyek tersebut dikerjakan.
Kondisi ini semakin meresahkan masyarakat pesisir, terutama nelayan yang akan bepergian ke pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Ujung Serangga. Sebab jembatan kayu Desa Keude Susoh yang selama ini mereka lintasi kini semakin lapuk akibat dimakan usia. Jembatan Desa Keude Susoh itu tidak bisa diperbaiki.
Sebab jembatan itu akan dinolkan, karena lokasi tersebut akan dibangun tempat docking kapal. “Kami mendesak dinas terkait segera melanjutkan pembangunan jembatan CV Raja itu. Jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya dalam menunjang aktivitas perekonomian masyarakat setempat,” katanya.(az)