Minggu, 21 Desember 2014
Serambi Indonesia

Penjelasan Alumnsi S2 Jerman

Sabtu, 26 Mei 2012 12:31 WIB

Kami diundang LPSDM untuk bertemu anggota dewan di Gedung DPRA. Ternyata, cuma menemui salah satu anggota dewan yaitu Sulaiman Abda, dalam asumsi kami awal adalah bertemu sejumlah anggota dewan.

Judul dan isi pemberitaan Serambi Indonesia, Edisi 24 Mei 2012, “Alumnis S2 Jerman Curhat ke DPRA’ tidak komprehensive. Tidak benar kutipan statement di bawah ini, “Kami siap mengembangkan dan mengabdikan ilmu yang kami dapat di Jerman untuk kemajuan Aceh ke depan, tapi peluang untuk mendapatkan pekerjaan sesuai ilmu yang kami miliki masih sangat sulit di Aceh.”

Justru kami paparkan tentang Program Return Expert, di mana kami membuat kerjasama dengan Pemerintah Jerman, melalui CIM dan mereka yang akan memberi gaji yang layak untuk kami. Program ini telah berjalan di Sabang, dan beberapa lainnya sedang dalam proses.

Kami juga menawarkan program yang bisa kita ajukan ke Pemerintah Jerman, yaitu program penguatan pemerintahan seperti di Yogyakarta, “Good Government Centre”, tapi hal-hal ini tidak ditulis oleh media.

Bahkan kami (saya) Muhammad Mulyawan, diusulkan oleh Pak Sulaiman Abda untuk ditempatkan di Dinas Pertambangan. Saya menolak dengan tegas usulan dari Beliau, karena saya merasa karakter dan kualitas diri saya tidak cocok ditempatkan dalam birokrasi seperti Dinas Pertambangan.

Hal-hal di atas tidak tertulis dan diungkapkan oleh media, sehingga maksud dan tujuan sebenarnya tidak tersampaikan secara utuh ke ruang publik.

Ttd
Muhammad Mulyawan
Editor: hasyim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas