Jumat, 19 Desember 2014
Serambi Indonesia

PDAM Suplai Air Keruh

Senin, 28 Mei 2012 12:37 WIB

* Warga Dua Desa Mengeluh

LHOKSEUMAWE - Air yang disuplai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase, Aceh Utara ke pelanggan di dua desa dalam Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe dalam empat hari terakhir keruh. Akibatnya, warga Meunasah Mesjid dan Meunasah Alue, Muara Dua mengeluhkan kondisi itu. Pasalnya, mereka tidak bisa memanfaatkan air PDAM itu dan harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jangankan untuk minum, untuk mandi saja tak layak karena air yang disulai PDAM bercampur lumpur. Kalau digunakan untuk mandi, harus disaring dulu supaya airnya jernih dan tak bercampur lumpur lagi,” kata Hendawati (36), ibu rumah tangga di Meunasah Mesjid kepada Serambi, Minggu (27/5).

Sedangkan untuk kebutuhan konsumsi, menurutnya, terpaksa membeli per jeriken. “Kondisi ini sangat menyulitkan kami mendapatkan air bersih. Sementara tarif air semakin mahal, tapi pelayanannya masih sama seperti dulu, sehingga menyebabkan warga mengeluh,” ujarnya. Warga Meunasah Mesjid lainnya, Nilla Indriati menyebutkan air yang disuplai ke pelanggan seperti tanpa melalui proses penyaringan. “Sehingga airnya sangat keruh,” ujar Nilla.

Keluhan yang sama juga disampaikan warga Meunasah Alue, Juli (23). Ia meminta PDAM Tirta Mon Pase segera memperbaiki air bersih ke desa tersebut. “Kami minta PDAM segera memperbaiki kualitas air minum. Sehingga, pelanggan tidak dirugikan,” harap Juli.(c37/c46)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas