Fortuner Tabrak Portal Polisi dan Terjun ke Jurang
Rabu, 30 Mei 2012 08:23 WIB

Polisi Pos Lawe Pakam, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, mengamankan sebuah mobil Fortuner pembawa ganja seberat 467 Kilogram yang terjungkal di Lawe Pakam, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Tanah Karo. Akibatnya mobil tersebut rengsek dan terbakar.Selasa (29/5).SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Berita Terkait
- Polisi Musnahkan Satu Ton Ganja Kering
- Mantan Hakim Simpan Sabu Mulai Disidang
- Simpan Ganja, Abu Bakar Digelandang Polisi
- Penumpang Kapal Bawa Ganja, Ditangkap Polisi
- Eks Petani Ganja Panen Pisang
- Polda Aceh Tangkap Dua Pengedar Sabu
- Pengacara: Jangan Copot Dulu Klien Saya
- Pemko Evaluasi Kasatpol PP
- Polisi Temukan Ganja dalam Mobil Kasatpol PP
- TNI Gadungan Mengamuk di Pasar Bengkok
*Angkut Ganja 0,46 Ton
KUTACANE - Sebuah adegan ala film laga tersaji di kawasan perbatasan Aceh Tenggara-Sumut, tepatnya Lawe Pakam, Selasa (29/5) dinihari WIB. Sebuah mobil jenis Toyota Fortuner menerobos razia di Pos Polisi Perbatasan, sekaligus menghancurkan portal polisi, hingga diburu nyaris sejauh 1 kilometer. Laju mobil terhenti setelah terjun masuk jurang dan terbakar.
Belakangan hamba hukum mendapati ganja kering seberat 0,46 ton atau 467 kilogram di dalam mobil yang ringsek berat. Dua orang pengendara mobil berhasil kabur dalam kegelapan dinihari di kawasan pegunungan tersebut.
Untuk memuluskan aksi kriminalnya, pengendara fortuner memasang plat dinas kendaraan militer, yang sudah pasti dipalsukan. Namun petugas perbatasan tak mau terkecoh begitu saja, dan tetap melakukan pemeriksaan.
Kapolres Agara, AKBP Trisno Riyanto didampingi Danpos Lawe Pakam, Aiptu S P Mangungsong, Selasa (29/5) mengatakan, pada saat itu anggotanya sedang berjaga-jaga di dekat plang pos Polisi. Lalu, tiba-tiba melaju mobil Toyota Avanza dan dia menghentikannnya dan melakukan pemeriksaan terhadap mobil yang melintas di daerah itu karena sudah menjadi agenda rutin mereka.
Saat bersamaan tiba-tiba melaju mobil Fortuner dari arah Agara menuju Sumut dengan memakai plat palsu mencatut nomor dinas militer 5149-I yang tentu saja angka sembarangan, dengan maksud mengelabui petugas Kepolisian di Pos Lawe Pakam. Namun, petugas tidak mudah terkecoh dan percaya, sehingga polisi itupun menghentikan mobil Fortuner yang melaju dan meminta kepada pengemudi untuk membuka pintu mobil.
Lalu, pengemudi menurunkan sedikit kaca jendela berwarna hitam gelap dan pada saat anggota meminta untuk turun dari mobil untuk digeledah, pada saat itulah mobil yang dikendarai pelaku tancap gas dan menabrak portal yang terpentang di jalan lintas Agara - Sumut. Petugas lalu mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, mobil tersebut malah semakin tancap gas dan polisi mengejarnya sejauh sekitar satu kilometer. Belakangan, mobil tersebut terjungkal ke jurang sedalam 15 meter dan mobil ringsek serta terbakar.
Saat mobil itu diperiksa aparat kepolisian, ternyata di dalam mobil itu terdapat daun ganja kering dengan jumlah sekitar 467 kilogram dan setiap bal ganja dengan berat mencapai tiga kilogram. Di dalam mobil itu, selain petugas menemukan ganja juga ditemukan plat mobil bernomor polisi BK 22 WD. Petugas langsung mengamankan barang bukti dan menderek mobil ke Mapolres Agara dengan jarak sekitar 41 Km. Sedangkan, pemiliknya yang diperkirakan dua orang telah melarikan diri. Kasus itu kini dalam penyelidikan pihak Polres Agara.(as)
KUTACANE - Sebuah adegan ala film laga tersaji di kawasan perbatasan Aceh Tenggara-Sumut, tepatnya Lawe Pakam, Selasa (29/5) dinihari WIB. Sebuah mobil jenis Toyota Fortuner menerobos razia di Pos Polisi Perbatasan, sekaligus menghancurkan portal polisi, hingga diburu nyaris sejauh 1 kilometer. Laju mobil terhenti setelah terjun masuk jurang dan terbakar.
Belakangan hamba hukum mendapati ganja kering seberat 0,46 ton atau 467 kilogram di dalam mobil yang ringsek berat. Dua orang pengendara mobil berhasil kabur dalam kegelapan dinihari di kawasan pegunungan tersebut.
Untuk memuluskan aksi kriminalnya, pengendara fortuner memasang plat dinas kendaraan militer, yang sudah pasti dipalsukan. Namun petugas perbatasan tak mau terkecoh begitu saja, dan tetap melakukan pemeriksaan.
Kapolres Agara, AKBP Trisno Riyanto didampingi Danpos Lawe Pakam, Aiptu S P Mangungsong, Selasa (29/5) mengatakan, pada saat itu anggotanya sedang berjaga-jaga di dekat plang pos Polisi. Lalu, tiba-tiba melaju mobil Toyota Avanza dan dia menghentikannnya dan melakukan pemeriksaan terhadap mobil yang melintas di daerah itu karena sudah menjadi agenda rutin mereka.
Saat bersamaan tiba-tiba melaju mobil Fortuner dari arah Agara menuju Sumut dengan memakai plat palsu mencatut nomor dinas militer 5149-I yang tentu saja angka sembarangan, dengan maksud mengelabui petugas Kepolisian di Pos Lawe Pakam. Namun, petugas tidak mudah terkecoh dan percaya, sehingga polisi itupun menghentikan mobil Fortuner yang melaju dan meminta kepada pengemudi untuk membuka pintu mobil.
Lalu, pengemudi menurunkan sedikit kaca jendela berwarna hitam gelap dan pada saat anggota meminta untuk turun dari mobil untuk digeledah, pada saat itulah mobil yang dikendarai pelaku tancap gas dan menabrak portal yang terpentang di jalan lintas Agara - Sumut. Petugas lalu mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, mobil tersebut malah semakin tancap gas dan polisi mengejarnya sejauh sekitar satu kilometer. Belakangan, mobil tersebut terjungkal ke jurang sedalam 15 meter dan mobil ringsek serta terbakar.
Saat mobil itu diperiksa aparat kepolisian, ternyata di dalam mobil itu terdapat daun ganja kering dengan jumlah sekitar 467 kilogram dan setiap bal ganja dengan berat mencapai tiga kilogram. Di dalam mobil itu, selain petugas menemukan ganja juga ditemukan plat mobil bernomor polisi BK 22 WD. Petugas langsung mengamankan barang bukti dan menderek mobil ke Mapolres Agara dengan jarak sekitar 41 Km. Sedangkan, pemiliknya yang diperkirakan dua orang telah melarikan diri. Kasus itu kini dalam penyelidikan pihak Polres Agara.(as)
Editor : bakri
