Sabtu, 29 November 2014
Serambi Indonesia

Warga Bulohseuma Terkurung

Kamis, 31 Mei 2012 09:32 WIB

* Angin Kencang Terpa Aceh Selatan

TAPAKTUAN – Angin kencang yang menerpa kawasan Aceh Selatan dan sekitarnya, sejak Sabtu (26/5) hingga Senin (28/5), telah menyebabkan arus tranportasi laut dari Kemukiman Bulohseuma ke Ibu Kota Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, terputus. Akibatnya, harga sembako di kawasan kemukiman terpencil itu melonjak tajam.

Camat Trumon, Isa Ansari SH kepada Serambi, Senin (28/5) malam melaporkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Sekretaris Desa (Sekdes) Raket, Kemukiman Bulohseuma, Yusri menyebutkan bahwa, harga minyak tanah (mintan) di kemukiman terpencil itu saat ini mencapai Rp 20 ribu/liter.

“Harga Sembako di kemukiman terisolir itu dalam seminggu terakhir ini melanjak tajam. Jika kondisi cuaca tidak juga berubah maka stok sembako di kawasan tersebut akan habis, karena gelombang besar telah mengakibatkan masyarakat tidak dapat berbelanja ke ibu kota kecamatan. Jika lewat darat, bibir pantai tergerus ombak dan tidak bisa dilewati,” papar Isa Ansari mengutip keterangan Sekdes Raket.

Dikatakannya, lonjakan harga Mitan yang diperkirakan mencapai Rp 20 ribu/liter itu sudah hampir satu minggu terjadi. Ironisnya lagi,walaupun harganya sudah melonjak tinggi, namun juga sangat sulit diperoleh, akibatnya mereka terpaksa tidak menyalakan lampu teplok pada malam hari. “Melalui saya, Sekdes setempat berharap supaya pemerintah bisa membantu kondisi itu,” pungkas Isa Ansari.(tz)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas