Rabu, 26 November 2014
Serambi Indonesia

Damai Mimpi

Minggu, 3 Juni 2012 08:34 WIB

Karya Teuku Kemal Fasya
 
ketika aku datang dengan tenang
dan Kau menghardik dengan pedangmu
aku diam
 
ketika aku dan lainnya telah dalam barisan
dan Kau mengomel tentang ajaran doktrinalmu
suaramu pecah seperti anjing terlibas aspal
aku tetap diam
 
tapi ketika kami datang sepagi ini pun dengan diam
dan Kau masih menyungkurkan bayonetmu ke arah kami
hingga darah muncrat warna-warni
apakah cara lagi yang bisa membuatmu diam?
 
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas