Selasa, 9 Juni 2026

Tafakur

Doa Keamanan Negeri

Ya, Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman

Tayang:
Editor: bakri
Oleh Jarjani Usman

“Ya, Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman” (QS. Ibrahim: 35).

Sejarah membuktikan bahwa tak ada perang yang tidak merusak.   Kehilangan nyawa dan harta benda, ketakutan pikiran atau trauma, dan terhambatnya kemajuan, adalah gambaran petaka yang sering terjadi di negeri yang dilanda perang.

Kalau pun tidak menimbulkan kehilangan jiwa dan harta benda, pikiran pasti akan sangat terganggu.   Muncul rasa benci dan cemas yang tinggi.  Pikiran yang seharusnya diperuntukkan untuk kemajuan dan menyempurnakan ibadah, terkuras untuk memikirkan segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi sewaktu-waktu.  Akibatnya, kemajuan pribadi, keluarga, atau bahkan umat menjadi tak sempat terurus.

Sejarah kesengsaraan akibat perang sejatinya membuat pikiran kita menjadi bijak.  Bijak dalam berbicara, juga bijak dalam berbuat dan bersikap.  Sebab, cara berbicara juga bisa menyulut perang, kecil atau besar.  Dan, bijak yang lebih penting adalah senantiasa bermohon kepada Allah agar dianugerahi keamanan bagi negeri kita.  Biar orang-orang tua bisa menikmati hidup di sisa usianya. Biar anak-anak tumbuh sempurna tiada ketakutan yang mengganggu jiwanya.  Biar anak-anak muda bisa berkarya tanpa kendala.

Doa untuk keamanan negeri juga dipanjatkan para nabi.  Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, misalnya, pernah mendoakan keamanan negerinya (Makkah).  Ini artinya, betapa pentingnya doa bagi keamanan negeri, di samping upaya lain.  Berdoa juga berarti mewujudkan keyakinan di hati bahwa Allah maha perkasa dan maha penerima doa, yang selalu siap mengabulkan permintaan hamba-hambaNya yang memohon dengan sungguh-sungguh.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved