Pilkada Aceh Tenggara
Bupati Agara: Awasi Kertas Suara
Bupati Aceh Tenggara (Agara) Hasanuddin B, meminta aparat keamanan untuk mengamankan logistik Pilkada sampai ke tujuan yakni kotak
KUTACANE - Bupati Aceh Tenggara (Agara) Hasanuddin B, meminta aparat keamanan untuk mengamankan logistik Pilkada sampai ke tujuan yakni kotak dan kertas suara. Hal itu terkait pelaksanaan pesta demokrasi rakyat untuk memilih pemimpin negeri Bumi Sepakat itu pada 2 Juli 2012 mendatang atau sekitar 28 hari lagi.
Logistik Pilkada Calon Bupati/Cawabup Agara 2012-2017 yang telah dipersiapkan KIP Agara akan segera disalurkan sampai ke kawasan pedalaman. Sehingga, pengawasan dari aparat keamanan sangat dibutuhkan, baik pada pelaksanaan hari ‘H’ atau juga hasil penghitungan suara yang dikirim kembali ke KIP Kabupaten Agara di Kutacane.
Hasanuddin menegaskan kotak suara harus mendapat pengawasan, baik dari desa ke kecamatan atau juga dari kecamatan ke kecamatan, hingga kabupaten, agar hasil Pilkada dapat diakui semua pihak dan tidak memicu konflik. Dia juga menjelaskan, KIP Agara harus melakukan sosialisasi atas pelaksanaan Pilkada, khususnya tata cara pencoblosan kertas suara oleh pemilih.
Hal itu disampaikan, Bupati Hasanuddin B pada acara rapat koordinasi Ops Damai Praja Rencong 2012 dalam rangka pengamanan Pilkada Cabup/Cawabup Agara di Mapolres Agara di Kutacane, Senin (4/6). “Jangan sampai Komisi Independen Pemilihan (KIP) Agara tidak mau meneken hasil rekapitulasi perhitungan suara nantinya,” ujar Hasanuddin, sebelum mengakhiri arahannya.
Acara itu dihadiri Kapolres Agara, AKBP Trisno Riyanto, Waka Kompol Godman Sigiro, Ketua Panwaslih Agara Junianto Siahaan, Anggota KIP Marhusin Beroeh, Pasi Ops Kodim 0108 Agara Lettu Inf Rifai, dan para Kapolsek serta perwira Polres Agara.
Seperti diketahui, Bupati Hasanuddin B akan mengakhiri masa jabatan pada 1 September 2012 dan dia kembali mencalonkan diri lagi untuk periode kedua bersama cawabup Ali Basrah yang disebut pasangan ‘Sabar’. Kandidat lainnya, Armen Desky-Tgk Appan JS (Harapan), Ridwan-Erwin Sihombing (Rider), Amri Selian-Muhammad Riduan (Martabe), Radjidin-Sarim Sembiring (Rasa), Marthin Desky-Kamasiah (Mardeka), M Ridho-Tumpas Simajuntak dan Raidin Pinim alias Obama-Muslim Aiyub (Rapi Mulya).(as)