Balita Tewas Disambar KA
Jumat, 8 Juni 2012 14:08 WIB
Berita Terkait
- Mantan Hakim Simpan Sabu Mulai Disidang
- Polisi Amankan Lokasi Launching Pilkada Subulussalam
- Minggu Juga Bisa Bisa Urus SKCK
- Polisi Temukan Pabrik Narkoba di Mangkubumi
- Wali Kota Medan Resmi Dinonaktifkan
- Mahasiswa Demo Minta Sekda Aceh Timur Dicopot
- Korban Pemerasan Polisi Trauma
- Simpan Ganja, Abu Bakar Digelandang Polisi
- Satu Korban Tenggelam Ditemukan
- Brimob Polda Sumut Tewas Dikeroyok
Laporan Rahmad Wiguna | Medan
SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Irfan Sianturi, bocah tiga tahun asal Jalan Elang, Gang Saudara, Medan Tembung yang tersambar kereta api di depan rumahnya akhirnya meninggal di ruang IGD RSU Pirngadi, Medan, Kamis (8/6/2012) malam.
Jasad korban langsung dibawa pulang kedua orangtuanya untuk dikebumikan Jumat (8/6/2012) siang. "Tadi malam meninggalnya jam sebelas, dokter bilang banyak kehilangan darah karena benturan yang sangat keras," kata ayah Irfan, Jalius Sianturi.
Ia mengatakan, peristiwa naas itu terjadi saat korban menyeberangi perlintasan rel KA untuk jajan di warung, Kamis (7/6/2012) sekira pukul 15.00 WIB. Tanpa disadari, KA tujuan Tebingtinggi meluncur dengan kecepatan tinggi menghantam tubuh Irfan hingga langsung tak sadarkan diri.
SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Irfan Sianturi, bocah tiga tahun asal Jalan Elang, Gang Saudara, Medan Tembung yang tersambar kereta api di depan rumahnya akhirnya meninggal di ruang IGD RSU Pirngadi, Medan, Kamis (8/6/2012) malam.
Jasad korban langsung dibawa pulang kedua orangtuanya untuk dikebumikan Jumat (8/6/2012) siang. "Tadi malam meninggalnya jam sebelas, dokter bilang banyak kehilangan darah karena benturan yang sangat keras," kata ayah Irfan, Jalius Sianturi.
Ia mengatakan, peristiwa naas itu terjadi saat korban menyeberangi perlintasan rel KA untuk jajan di warung, Kamis (7/6/2012) sekira pukul 15.00 WIB. Tanpa disadari, KA tujuan Tebingtinggi meluncur dengan kecepatan tinggi menghantam tubuh Irfan hingga langsung tak sadarkan diri.
