Sabtu, 20 Desember 2014
Serambi Indonesia

Edar Bakong Ijo, Preman Gampong Dicokok Polisi

Jumat, 8 Juni 2012 08:30 WIB

SIGLI - Pungkas sudah petualangan Azhari Taeb (30) mengedarkan bakong ijo alias ganja. Rabu (6/6) dini hari, preman gampong Blang Tunong, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, itu dicokok polisi. Bersama dia, polisi mengamankan 15 paket ganja kering siap edar.

Aktivitas Azhari selama beberapa bulan terkahir banyak mengusik kenyamanan masyarakat. Apalagi dia sering bertransaksi ganja. Akhirnya, warga pun melaporkan Azhari ke polisi. Laporan itu ditindaklanjuti polisi dengan mengintai keberadaan Azhari.

Belakangan diketahui, Azhari sering menjadikan bekas rumah dinas guru SD di Dayah Kampong Pisang sebagai tempat mangkalnya. Di rumah itu juga, Azhari sering bertransaksi bakong ijo.

Setelah mengintai, pada Rabu (6/6) , Azhari bermalam di bekas rumah tersebut. “Sekira pukul 02.00 WIB, sejumlah anggota tanpa pikir panjang langsung mencokok tersangka dan menggeledah kamar,” jelas Kapolsek Glumpang Tiga, Iptu Adi Sucipto kepada Prohaba, Kamis (7/6).

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 15 paket ganja siap jual yang dikemas dengan kertas koran. Azhari diganjar pasal 111 ayat (1) juncto pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Tersangka bersama barang bukti kini kami amankan di Mapolsek untuk penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.(c43)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas