310 Anak Ikuti Lomba Tari dan Menyusun Puzzle
Senin, 11 Juni 2012 09:08 WIB
Berita Terkait
- Ribuan Murid TK Meriahkan Perpisahan dengan Tarian
- Tari Aceh Jadi Eksul di DKI
- Pesawat Kargo Dragon Tunda Pulang ke Bumi
- Polisi Serahkan Notaris ke Jaksa
- Oh, Begini Cara Cuci Tangan di Luar Angkasa
- Palsukan Akte, Notaris Ditahan
- Kanwil Kemenkumhan Aceh Tertibkan Notaris
- Vegetarian Jarang Sakit Jantung
- Tangloeng Dance Festival
- Bumi Kedua Bakal Ditemukan Tahun Ini
MEULABOH - Sebanyak 310 anak yang berasal dari seluruh sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Barat, Minggu (10/6) mengikuti lomba tari daerah dan kreasi baru, serta menyusun Puzzle (bongkar-pasang, red) berlangsung di kompleks parkir Zahwa Supermarket & Departmen Store, Kota Meulaboh.
Kegiatan yang diprakarsai oleh operator telepon selular XL, lembaga pendidikan Joy Prince Meulaboh, Radi Fas FM, Honda serta Pos Indonesia itu mendapatkan sambutan hangat dari para pengunjung serta orang tua anak peserta lomba.
Benfil Yulianto selaku panitia bersama penyelenggaran lomba kepada Serambi, kemarin mengatakan tujuan lomba tari dan menyusun puzzle yang dilaksanakan itu untuk meningkatkan kreativitas para murid SD, sehingga meningkatkan kecerdasan mereka dalam berpikir cepat dan cermat guna mengasah kemampuan generasi penerus.
Sedangkan kegiatan tarian itu, katanya, bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta anak-anak terhadap kebudayaan daerah khususnya budaya Aceh, yang akan terus melestarikan kebudayaann warisan nenek moyang. “Sejumlah pemenang juga kita sediakan hadiah menarik,” kata Benfil.(edi)
Kegiatan yang diprakarsai oleh operator telepon selular XL, lembaga pendidikan Joy Prince Meulaboh, Radi Fas FM, Honda serta Pos Indonesia itu mendapatkan sambutan hangat dari para pengunjung serta orang tua anak peserta lomba.
Benfil Yulianto selaku panitia bersama penyelenggaran lomba kepada Serambi, kemarin mengatakan tujuan lomba tari dan menyusun puzzle yang dilaksanakan itu untuk meningkatkan kreativitas para murid SD, sehingga meningkatkan kecerdasan mereka dalam berpikir cepat dan cermat guna mengasah kemampuan generasi penerus.
Sedangkan kegiatan tarian itu, katanya, bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta anak-anak terhadap kebudayaan daerah khususnya budaya Aceh, yang akan terus melestarikan kebudayaann warisan nenek moyang. “Sejumlah pemenang juga kita sediakan hadiah menarik,” kata Benfil.(edi)
Editor : bakri
