100 Yatim Khitan Massal
Senin, 18 Juni 2012 11:21 WIB
Berita Terkait
- Dayah Babussalam Khitan 53 Anak Yatim
- Demokrat Khitan 800 Anak Yatim
- Libur sekolah, Puluhan Anak Ikut Sunatan Masal
- East Asia Khitan 70 Anak Miskin Geumpang
- Anak Yatim Dikhitan Gratis
- Rumah Zakat Aceh Khitan 30 Anak Kurang Mampu
- Demokrat Khitan 230 Anak
- IMDI Aceh Khitan 87 Anak Yatim
- Puluhan Yatim Dikhitan Massal
- 110 Anak Dikhitan Gratis
* Program Sosial Yayasan Sambinoe
BANDA ACEH - Sebanyak 100 anak yatim dan tidak mampu di Desa Lambheu, Garot, dan Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (16/6), mengikuti khitan massal di SD Lambheu, Aceh Besar. Kegiatan sosial ini didanai Yayasan Sambinoe.
Ketua Bidang Kesehatan Yayasan Sambinoe, M Ariz Candra, mengatakan sepanjang musim liburan kenaikan kelas di 2012 ini, Yayasan Sambinoe menargetkan bisa mengkhitan 500 anak yatim dan kurang mampu di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Pihak yayasan tersebut berharap kegiatan ini bisa membantu anak yatim dan meringankan beban orang tua yang tidak berkecukupan. Sebab, biaya khitan rata-rata Rp 200.000 sampai Rp 300.000 per anak.
“Target kami selama dua minggu ini ada 500 anak dikhitan gratis. Mumpung masih liburan, jadi kegiatan ini tidak mengganggu sekolah mereka,” demikian Ariz Candra.(ami)
BANDA ACEH - Sebanyak 100 anak yatim dan tidak mampu di Desa Lambheu, Garot, dan Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (16/6), mengikuti khitan massal di SD Lambheu, Aceh Besar. Kegiatan sosial ini didanai Yayasan Sambinoe.
Ketua Bidang Kesehatan Yayasan Sambinoe, M Ariz Candra, mengatakan sepanjang musim liburan kenaikan kelas di 2012 ini, Yayasan Sambinoe menargetkan bisa mengkhitan 500 anak yatim dan kurang mampu di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Pihak yayasan tersebut berharap kegiatan ini bisa membantu anak yatim dan meringankan beban orang tua yang tidak berkecukupan. Sebab, biaya khitan rata-rata Rp 200.000 sampai Rp 300.000 per anak.
“Target kami selama dua minggu ini ada 500 anak dikhitan gratis. Mumpung masih liburan, jadi kegiatan ini tidak mengganggu sekolah mereka,” demikian Ariz Candra.(ami)
Editor : bakri
