SDN Suka Makmur Dilalap Api
Rabu, 20 Juni 2012 08:58 WIB
Berita Terkait
- Kakak Beradik Tewas Terbakar
- Gudang Belakang Makodim Aceh Utara Terbakar
- Kantin Sekolah Muhamadyah Langsa Terbakar
- Rumah Janda Rohani Terbakar
- Ditinggal Kosong, Rumah Terbakar
- Lima Kios dan Gudang Grosir Terbakar
- Bengkel dan Belasan Sepmor Hangus Terbakar
- 9 Ruko di Pasie Raja Ludes Dilalap Api
- Mobil Pengangkut BBM Terbakar
- Kedai Ayam Potong Dibakar
KUALA SIMPANG – SDN 1 Desa Suka Makmur, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Senin (18/6), dilalap sijago merah. Amuk api itu enghanguskan empat ruangan belajar, dan sejauh ini polisi sedang melakukan penyelidikan penyebab musibah tersebut.
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Drs Armia Fahmi, Selasa (19/6) mengatakan, kejadian naas tersebut terjadi pada saat penjaga malam tidak ada di tempat, tiba-tiba empat ruangan di lalap si jago merah.
Bangunan sekolah tersebut terdiri dari dua blok, satu blok terdiri dari enam ruangan. Sedangkan ruangan yang dilalap api berada di blok satu. “Dua ruang belajar, satu ruang guru dan satu gudang hangus,” ujar Kapolres.
Pada saat api menjalar ada warga yang melihat kejadian tersebut dan memberitahukan kepada polisi, kemudian pihaknya langsung meminta pertolongan kepada pemadam kebaran di Karang Baru. “Dari kondisi yang kita lihat, ruang yang terbakar tidak bisa di gunakan lagi,” tambah Armia.
Dugaan sementara, api berasal dari gudang sekolah karena banyak tumpukan kursi yang tidak dipakai tapi disimpan di gudang. “Saat ini tim labfor dari Polda Sumut sedang bekerja melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut,” ujarnya.
Terkait musibah kebakaran yang menimpa sekolah Kadis Pendidikan Aceh Tamiang Izwardi mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke Bupati Aceh Tamiang, Wabup, Sekda, Bappeda, Asisten I dan II. Diupayakan ruang yang terbakar dapat segera dibangun dan anggarannya segera dimasukkan dalam anggaran perubahan. Melalui kepala desa, masyarakat juga akan gotong royong membersihkan lokasi.(md)
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Drs Armia Fahmi, Selasa (19/6) mengatakan, kejadian naas tersebut terjadi pada saat penjaga malam tidak ada di tempat, tiba-tiba empat ruangan di lalap si jago merah.
Bangunan sekolah tersebut terdiri dari dua blok, satu blok terdiri dari enam ruangan. Sedangkan ruangan yang dilalap api berada di blok satu. “Dua ruang belajar, satu ruang guru dan satu gudang hangus,” ujar Kapolres.
Pada saat api menjalar ada warga yang melihat kejadian tersebut dan memberitahukan kepada polisi, kemudian pihaknya langsung meminta pertolongan kepada pemadam kebaran di Karang Baru. “Dari kondisi yang kita lihat, ruang yang terbakar tidak bisa di gunakan lagi,” tambah Armia.
Dugaan sementara, api berasal dari gudang sekolah karena banyak tumpukan kursi yang tidak dipakai tapi disimpan di gudang. “Saat ini tim labfor dari Polda Sumut sedang bekerja melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut,” ujarnya.
Terkait musibah kebakaran yang menimpa sekolah Kadis Pendidikan Aceh Tamiang Izwardi mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke Bupati Aceh Tamiang, Wabup, Sekda, Bappeda, Asisten I dan II. Diupayakan ruang yang terbakar dapat segera dibangun dan anggarannya segera dimasukkan dalam anggaran perubahan. Melalui kepala desa, masyarakat juga akan gotong royong membersihkan lokasi.(md)
Editor : bakri
