Bupati Semangat Atlet Aceh Besar
Kita harus kembali mengulang prestasi seperti saat merebut gelar juara umum pada tahun 2008 di Tapaktuan
“Kita harus kembali mengulang prestasi seperti saat merebut gelar juara umum pada tahun 2008 di Tapaktuan, Aceh Selatan. Peluang itu terbuka, saat inilah atlet-atlet Aceh Besar untuk mengembalikan kejayaan,” katanya saat melepas 106 atlet di halaman SMAN 1 Darul Imarah, kemarin.
Sebagaiman diketahui, pada tahun 2008 lalu di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kontingen Aceh Besar ketika itu sukses merebut titel juara umum. Namun pada Popda 2010 di Tamiang, Kontingen Aceh Besar gagal mempertahankan gelar tersebut.
Guna merebut kembali mahkota itu, Zulkifli optimis jika atletnya akan mampu mengulang prestasi 2008 Tapaktuan. Pasalnya, untuk Popda ke-12 ini, Aceh Besar akan menurunkan 106 atlet terbaik yang akan bertanding di sembilan cabang olahraga. “Tak ada kalah menyerah, mari rebut medali untuk Kontingen Aceh Besar,” tegasnya.
Dalam ajang dua tahunan itu, Zulkifli meminta supaya atlet Aceh Besar agar selalu tampil kompak, dan bahu-membahu memberikan dukungan. Sehingga, dengan kekompakan tersebut nantinya akan membawa manfaat bagi kontingen.
Minus dua cabang
Kontingen Simeulue hanya mengirim atlet untuk ikut bertanding di tujuh cabang Popda. Ketua Kontingen Simeulue, Jakadir kepada Serambi, Jumat (22/6) mengatakan, mereka telah tiba di Kota Banda Aceh dengan berkekuatan 60 atlet. “Kita tak mengikuti cabang bola basket dan tenis lapangan,” katanya.
Ketidakikutsertaan di dua cabang itu, jelasnya, karena lapangannya belum tersedia di Simeulue, sehingga pelajar belum bisa dilatih. “Lapangan tenis di Simeulue hanya untuk kalangan pejabat saja, sedangkan lapangan basket memang belum ada, jadi bukan disengaja tak ikut bertanding di dua cabang olahraga ini,” kata Jakadir. (ran/c48)