Rabu, 10 Juni 2026

Jalan Kute Tengah-Loning Berdebu

Jalan nasional mulai dari Desa Kute Tengah menuju Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-gara berdebu

Tayang:
Editor: hasyim
KUTACANE - Jalan nasional mulai dari Desa Kute Tengah menuju Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-gara berdebu. Warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang sedang dikerjakan salah satu kontraktor, karena debu ikut beterbangan ke rumah, sehingga dapat menganggu kesehatan warga.

“Setiap kendaraan melintas, khususnya roda empat, debu dari proyek pengerjaan jalan beterbangan,” ujar Bastian, salah seorang warga Kutacane kepada Serambi, Jumat (22/6). Dia mengungkapkan, saat melintas dengan sepeda motor di jalan tersebut, wajah harus ditutupi dengan helm agar tidak terhirup debu, apalagi saat ini musim kemarau.

Dia menilai, pelaksana proyek tidak memperdulikan masyarakat sekitar, padahal jalan seharusnya disiram air, sehingga debu tidak beterbangan ke rumah penduduk. “Belum lagi rambu-rambu lalu lintas atau tanda bercahaya pada malam hari yang juga tidak dipasang. Padahal, rambu itu penting untuk kendaraan yang keluar dan masuk kawasan itu,” ujar Nasrulzaman, warga Lawe Loning.

Sabirin, juga warga Lawe Loning mengatakan selain debu, material ditumpuk di badan jalan, sehingga menyulitkan para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, termasuk roda tiga untuk mengangkut hasil bumi. “Kami sudah berulangkali sampaikan keluhan kepada rekanan agar material itu secepatnya diratakan agar mudah warga melintas, tapi tidak dihiraukan,” tambahnya.

Dia juga menyinggung tentang papan plang proyek yang tidak terlihat di sepanjang jalan yang sedang dikerjakan, sehingga terkena seperti proyek siluman. “Tindakan pelaksana proyek tidak memasang plang nama, jelas-jelas  melanggar undang-undang keterbukaan informasi publik,” tandasnya.(as)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved