Perahu Nelayan Batee Tenggelam Dihantam Ombak
Hasan Makam (59), nelayan warga Gampong Glumpang Lhee, Kecamatan Batee, Pidie, Jumat (22/6) dini hari ditimpa musibah
Sekretaris Gampong Glumpang Lhee, Abu Bakar, kepada Serambi Sabtu (23/6) mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat Hasan Makam menjaring ikan di laut menggunakan perahu dan jaring yang jaraknya sekitar tiga mil dengan bibir pantai. Disebutkan Abu Bakar, saat Hasan sedang asyik menjaring ikan tiba-tiba perahunya dihantam ombak besar dan langsung terbalik.
Menurut Abu Bakar, secar perlahan perahu milik Hasan Makam itupun tenggelam. Hasan Makam berusaha menyelamatkan diri dengan berenang. Kata Abu Bakar, saat Hasan bertarung dengan maut. Secara kebetulan melintas boat nelayan asal Kuala Pidie yang langsung memberikan pertolongan.
Sehingga Hasan Makan selamat dari maut. “Korban sempat beberapa jam dirawat di Puskesmas Batee karena kondisi tubuh yang sangat lemah. Tapi, sekarang dia telah pulih,” kata Abubakar. Kepada Pemkab Pidie, kata Abu bakar, sedianya bisa membantu perahu lain untuk Hasan Makam agar bisa menghidupi keluarganya. “Selama ini Hasan bergantung hidup dengan boat tersebut sebagai sarana mencari ikan di laut. Tapi, saat boat hilang Hasan Makam terpaksa harus menganggur. Kita berharap Pemkab bisa membantu,” kata Abu Bakar.(naz)
tanggapan dinas
Bantuan untuk Kelompok
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie, Said Ramadhan, yang dihubungi Serambi Sabtu (23/6) mengatakan, terhadap boat milik nelayan yang tenggelam di laut, pihak dinas tidak bisa membantu secara pribadi. Bantuan rehab boat bisa diberikan dalam bentuk kelompok nelayan. Bantuan tersebut, kata Said, tidak diberikan tahun ini, melainkan tahun mendatang. “Jadi akan kami usulkan tahun 2013,” katanya.
Dikatakan, tenggelamnya boat nelayan yang terjadi karena faktor alam seperti itu biasanya dibantu dengan dana tanggap darurat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie.(naz)