Perumahan DAS Dikepung Kebakaran
Senin, 25 Juni 2012 16:08 WIB
Serambinews.com | Dede Rosadi
Laporan Dede Rosadi | Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Ribuan rumah penduduk di kawasan relokasi DAS, Kecamatan Singkil, Senin (25/6/2012), dikepung kebakaran kebun sawit yang mengelilingi perkampungan tersebut.
Tiga desa perumahan DAS, yaitu Desa Teluk Ambun, Takal Pasir dan Desa Siti Ambia, hampir seluruhnya sudah dipenuhi asap tebal.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan hektar. Kondisi itulah yang menyebabkan asap memenuhi wilayah Singkil, ibukota Aceh Singkil.
Tiga mobil pemadam kebakaran, disertai belasan petugas yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP, WH dan Pemdam Kebakaran Aceh Singkil, Arifin, berjibaku menjinakan amukan si jago merah, yang terus membesar tertiup angin.
"Kebakaran sudah beberapa hari, tapi ini yang paling besar, anggota sudah dikerahkan semua," kata Arifin yang tampak kelelahan, setelah mengomandani anak buahnya memadamkan api, kepada Serambinews.com.
Warga setempat, juga berupaya menyiram kobaran api yang terlihat dari permukaan hanya asap tebal. Api menyala dibawah semak belukar, lantaran daerah itu merupakan lahan gambut.
Arifin menyebutkan, pihaknya sudah berkeliling menggunakan pengeras suara agar warga tidak melakukan pembakaran lahan. "Saya sudah berkeliling menghimbau agara masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan. Serta waspada kebakaran, karena hanya lempar puntung rokok saja dimusim panas, maka itu bisa menyebabkan kebakaran," ujar Arifin. (*)
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Ribuan rumah penduduk di kawasan relokasi DAS, Kecamatan Singkil, Senin (25/6/2012), dikepung kebakaran kebun sawit yang mengelilingi perkampungan tersebut.
Tiga desa perumahan DAS, yaitu Desa Teluk Ambun, Takal Pasir dan Desa Siti Ambia, hampir seluruhnya sudah dipenuhi asap tebal.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan hektar. Kondisi itulah yang menyebabkan asap memenuhi wilayah Singkil, ibukota Aceh Singkil.
Tiga mobil pemadam kebakaran, disertai belasan petugas yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP, WH dan Pemdam Kebakaran Aceh Singkil, Arifin, berjibaku menjinakan amukan si jago merah, yang terus membesar tertiup angin.
"Kebakaran sudah beberapa hari, tapi ini yang paling besar, anggota sudah dikerahkan semua," kata Arifin yang tampak kelelahan, setelah mengomandani anak buahnya memadamkan api, kepada Serambinews.com.
Warga setempat, juga berupaya menyiram kobaran api yang terlihat dari permukaan hanya asap tebal. Api menyala dibawah semak belukar, lantaran daerah itu merupakan lahan gambut.
Arifin menyebutkan, pihaknya sudah berkeliling menggunakan pengeras suara agar warga tidak melakukan pembakaran lahan. "Saya sudah berkeliling menghimbau agara masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan. Serta waspada kebakaran, karena hanya lempar puntung rokok saja dimusim panas, maka itu bisa menyebabkan kebakaran," ujar Arifin. (*)
