Bupati Resmikan Rumah Muallaf
Jumat, 29 Juni 2012 10:57 WIB
Berita Terkait
- Mahasiswa IAIN Ar Raniry Bantu Korban Banjir Singkil
- BPBA Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir di Simeulue
- Bantuan Dinsos Aceh Tiba di Simeulue
- Rumah Janda Rohani Terbakar
- 10% Dana Otsus Kabupaten/Kota untuk Rumah Duafa
- Ditinggal Kosong, Rumah Terbakar
- Arus Sungai Deras, Jembatan Salang Sulit Dilalui
- Hujan Deras Merendam Areal Pertanian di Simeulue
- Cuaca Buruk Rubuhkan Tiang PLN di Simeulue
- Hujan Deras Landa Simeulue, Ratusan Rumah Terendam
BANDA ACEH - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Drs Zulkifli Ahmad MM, Kamis (28/6), meresmikan perumahan dan sekaligus menyerahkan lahan pertanian seluas enam hektare kepada 12 kepala keluarga (KK) muallaf. Mereka adalah muallaf binaan Baitul Mal Aceh Besar, di Gampong Aweek, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar. Hadir pada acara itu, unsur Muspida Aceh Besar, Camat Kota Jantho, Mukim Kota Jantho, dan tokohmasyarakat setempat.
Pj Bupati Aceh Besar menyatakan program memberdayakan muallaf itu belum pernah dilakukan baitul mal di daerah lain. “Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan. Mereka yang pada dasarnya menerima zakat dapat membangun dirinya kembali sehingga menjadi penyetor zakat nantinya,” harap Zulkifli.
Kepala Baitul Mal Aceh Besar, Dr Armiyadi MA menyatakan muallaf binaan pihaknya di Gampong Aweek, Kota Jantho didominasi oleh warga Karo (Sumatera Utara) yang terdiri dari 47 Jiwa (12 KK). Dikatakan, saat ini di Aceh Besar telah dibangun 657 rumah untuk muallaf, dan terbanyak dibangun di wilayah Kecamatan Simpang Tiga.
“Tahun ini akan dibangun 55 rumah lagi untuk muallaf dan 4 rumah untuk korban bencana. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Aceh Besar melalui baitul mal kepada saudara-saudara kita yang saat menjadi mualaf,” ujar Armiadi.(rel/jal)
Pj Bupati Aceh Besar menyatakan program memberdayakan muallaf itu belum pernah dilakukan baitul mal di daerah lain. “Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan. Mereka yang pada dasarnya menerima zakat dapat membangun dirinya kembali sehingga menjadi penyetor zakat nantinya,” harap Zulkifli.
Kepala Baitul Mal Aceh Besar, Dr Armiyadi MA menyatakan muallaf binaan pihaknya di Gampong Aweek, Kota Jantho didominasi oleh warga Karo (Sumatera Utara) yang terdiri dari 47 Jiwa (12 KK). Dikatakan, saat ini di Aceh Besar telah dibangun 657 rumah untuk muallaf, dan terbanyak dibangun di wilayah Kecamatan Simpang Tiga.
“Tahun ini akan dibangun 55 rumah lagi untuk muallaf dan 4 rumah untuk korban bencana. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Aceh Besar melalui baitul mal kepada saudara-saudara kita yang saat menjadi mualaf,” ujar Armiadi.(rel/jal)
Editor : hasyim
