Gara-gara Melarang Konvoi Cawabub
Mahasiswa UGL Agara Dianiaya
Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, setelah diculik dan dianiaya diserahkan ke Mapolre
Tayang:
Editor:
ampuh
Laporan: Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pajriansyah, mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, Aceh Tenggara, Kamis (28/6/2012) sore diculik sekelompok orang tak dikenal di Lawe Alas.
Korban dinaikan ke satu mobil double cabin dan dibawa. Beberapa waktu kemudian sekitar pukul 18.30 wib, korban diserahkan ke Mapolres Agara dengan kondisi mengalami luka memar yang diduga dianiaya pelaku.
Motif penculikan seperti pengakuan korban kepada Serambinews.com, sebelumnya dia bersama lima temannya (mahasisa UGL) menghentikan rombongan mobil convoi dari salah satu kandidat calon Bupati Agara.
Saat itu mereka mengingatkan agar tidak boleh konvoi karena dianggap berkampanye. Namun beberapa body guard langsung memukuli diri Pajriansyah dan menaikannya ke dalam mobil.
Kapolres Agara, AKBP Trisno Riyanto kepada Serambinews.com, mengatakan, pihaknya sedang memeriksa Pajriansyah dan menyelidiki motif penculikan dan penganiayaan terhadap korban.
Sementara, Ketua Panwaslih Agara, Junianto Siahaan, menegaskan peraturan KIP nomor 18 tentang kampanye dilarang arak-arakan atau konvoi yang merujuk pada peraturan KPU nomor 69 tahun 2009, dilarang konvoi dan arak-arakan dengan kenderaan.(*)