Korea Uji Cita Rasa Kopi Gayo
Jumat, 6 Juli 2012 10:26 WIB
Berita Terkait
- Kebun Kopi Aceh Terluas di Dunia
- Cut Renny Wulanda, Wakili Aceh ke Pemilihan Putri…
- Tower Coffee Buka Gerai Lagi
- Dr Syukri: Hukum Jinayah Jaminan Hidup Damai
- Mau Selamat? Jauhi Lima Hal Ini
- Jangan Beri Kutipan Saat Masuk Sekolah
- Soelthan Latih Peracik Kopi
- Haji Uma Hadiri Pengajian KWPSI
- Gayo Harus Perkuat Promosikan Kopi Organik
- Mencicipi Manisnya Bisnis Warkop
TAKENGON - Sejumlah warga Korea Selatan melakukan penjajakan terhadap cita rasa kopi arabika Gayo dalam beberapa hari terakhir ini. Mereka merupakan para Q-Grader (penguji) yang diutus sejumlah buyer (pembeli) dari negaranya untuk menguji angsung cita rasa kopi Gayo.
Selain melakukan cupping test (uji citarasa) mereka juga melihat secara langsung perkebunan kopi di dataran tinggi Gayo itu. “Kedatangan mereka kemari, khusus untuk melakukan cupping test beberapa jenis kopi arabika gayo dan sebagian di antaranya utusan dari para buyer di Korea,” kata Sekjen Asosiasi Kupi Luwak Gayo (AKLG) Zamzam Mubarak, Rabu (5/7) ketika mendampingi sejumlah warga negara Korea di salah satu gudang eskportir kopi di Bebesen, Takengon.
Dikatakan, warga Korea ini melakukan uji langsung dari 20 lokasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan jenis kopi arabika Gayo, luwak Pantan Musara, Luwak liar Gayo (wild luwak) dan beberapa jenis lainnya. “Mereka berencana untuk membeli,” kata Sekjen AKLG ini.
Menurutnya, para Q-Grader ini hanya melihat barang jadi yang masuk ke Korea Selatan, namun belum pernah melihat secara langsung kebun maupun proses pengolahan kopi di dataran tinggi Gayo. “Target lain yang kita harapkan dari kunjungan ini, bisa menarik warga negara lain di Asia, untuk mengunjungi Gayo. tentunya dalam hal agrowisata kopi Gayo yang memang sudah mendunia,” harap Zamzam Mubarak.(c35)
Selain melakukan cupping test (uji citarasa) mereka juga melihat secara langsung perkebunan kopi di dataran tinggi Gayo itu. “Kedatangan mereka kemari, khusus untuk melakukan cupping test beberapa jenis kopi arabika gayo dan sebagian di antaranya utusan dari para buyer di Korea,” kata Sekjen Asosiasi Kupi Luwak Gayo (AKLG) Zamzam Mubarak, Rabu (5/7) ketika mendampingi sejumlah warga negara Korea di salah satu gudang eskportir kopi di Bebesen, Takengon.
Dikatakan, warga Korea ini melakukan uji langsung dari 20 lokasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan jenis kopi arabika Gayo, luwak Pantan Musara, Luwak liar Gayo (wild luwak) dan beberapa jenis lainnya. “Mereka berencana untuk membeli,” kata Sekjen AKLG ini.
Menurutnya, para Q-Grader ini hanya melihat barang jadi yang masuk ke Korea Selatan, namun belum pernah melihat secara langsung kebun maupun proses pengolahan kopi di dataran tinggi Gayo. “Target lain yang kita harapkan dari kunjungan ini, bisa menarik warga negara lain di Asia, untuk mengunjungi Gayo. tentunya dalam hal agrowisata kopi Gayo yang memang sudah mendunia,” harap Zamzam Mubarak.(c35)
Editor : bakri
