Kukuruyuuuuk, Ayam Bongkar Kasus Pencurian
Minggu, 8 Juli 2012 22:32 WIB

Ilustrasi
Berita Terkait
- Penjambret Babak Belur Diamuk Massa
- 10 Mayam Emas IRT Dijambret
- Duel Maut, Kakek Tewas Dicangkul Tetangga
- Marak Pungli di Sekolah, Warga Demo
- Simpan Ekstasi, Pedagang Tas Asal India Terancam 20…
- Edarkan Ganja, Dua Mahasiswa Diringkus
- Mucikari Jadikan 6 ABG Galau sebagai PSK
- Demi Sepeda, ABG Curi Uang Rp 1 Juta
- Polri Tak Akan Hentikan Kasus Korupsi Siti Fadilah
- Bank Dirampok Siang Hari, Manajernya Ditelanjangi
SERAMBINEWS.COM, SEMARANG - Dua pemuda asal Semarang ini mengira ayam yang mereka curi akan diam ketakutan didalam kerengkeng dalam rumah mereka.
Namun ternyata, ayam tersebut bisa "membongkar" perbuatan jahat para pencurinya. Akibatnya, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar itu harus berhadapan dengan polisi.
Iw (17) dan Nr (18), keduanya warga Semarang Barat, kini diamankan di Mapolsek Semarang Barat, Minggu (8/7/2012). Di hadapan polisi, mereka mengaku telah mencuri lima ayam bangkok milik Wiji Sudarno (52), yang merupakan tetangga mereka sendiri.
Aksi pencurian dilakukan kedua pelaku pada Sabtu dini hari dengan menggondol 4 ayam jantan, 1 ayam betina bangkok, plus 1 buah kurungan ayam terbuat dari bambu.
Wiji mengaku mengetahui ayamnya menghilang pada pagi hari, esok harinya. Saat dirinya bangun tidur, ia mendapati 5 dari 40 ayamnya hilang. Ayam tersebut ditaksir seharga Rp 2 juta. "Saya kemudian menanyakan ke beberapa tetangga, tapi mereka mengaku tidak tahu," katanya kepada Tribunnews saat ditemui di Mapolsek Semarang Barat.
Akhirnya ketika ia berkeliling kampung untuk mencari ayamnya, saat itulah ia mendengar suara ayamnya berkokok dari salah satu rumah warga yang ternyata rumah Iw, pelaku pencurian. "Saya melihat ada 4 ayam berada dikandang diluar rumah, sedang ayam yang berkokok itu ada didalam rumah," ujarnya.
Setelah merasa yakin ayam itu miliknya, ia kemudian berusaha menanyakan pada pemilik rumah kenapa ayam itu berada di rumah mereka. Namun, ibu dan kakak pelaku justru marah-marah dan tidak terima. Karena ingin menyelesaikan masalah itu secara baik-baik, Wiji kemudian melapor pada Ketua RT setempat dan diteruskan pada polisi. "Tapi lagi-lagi mereka justru marah-marah, padahal kami tidak menuduh dan hanya menanyakan kenapa ayam saya berada dirumah mereka," katanya.
Berdasarkan penyelidikan polisi, pelaku pencurian mengarah pada Iw. Akhirnya Iw mengaku telah melakukan pencurian bersama Nr. Iw akhirnya digelandang polisi, sedangkan Nr kemudian ditangkap di rumahnya. Keduanya bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Semarang Barat. Kukuruyuuuuk, akhirnya ayam bongkar pencurian dirinya. (H)
Namun ternyata, ayam tersebut bisa "membongkar" perbuatan jahat para pencurinya. Akibatnya, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar itu harus berhadapan dengan polisi.
Iw (17) dan Nr (18), keduanya warga Semarang Barat, kini diamankan di Mapolsek Semarang Barat, Minggu (8/7/2012). Di hadapan polisi, mereka mengaku telah mencuri lima ayam bangkok milik Wiji Sudarno (52), yang merupakan tetangga mereka sendiri.
Aksi pencurian dilakukan kedua pelaku pada Sabtu dini hari dengan menggondol 4 ayam jantan, 1 ayam betina bangkok, plus 1 buah kurungan ayam terbuat dari bambu.
Wiji mengaku mengetahui ayamnya menghilang pada pagi hari, esok harinya. Saat dirinya bangun tidur, ia mendapati 5 dari 40 ayamnya hilang. Ayam tersebut ditaksir seharga Rp 2 juta. "Saya kemudian menanyakan ke beberapa tetangga, tapi mereka mengaku tidak tahu," katanya kepada Tribunnews saat ditemui di Mapolsek Semarang Barat.
Akhirnya ketika ia berkeliling kampung untuk mencari ayamnya, saat itulah ia mendengar suara ayamnya berkokok dari salah satu rumah warga yang ternyata rumah Iw, pelaku pencurian. "Saya melihat ada 4 ayam berada dikandang diluar rumah, sedang ayam yang berkokok itu ada didalam rumah," ujarnya.
Setelah merasa yakin ayam itu miliknya, ia kemudian berusaha menanyakan pada pemilik rumah kenapa ayam itu berada di rumah mereka. Namun, ibu dan kakak pelaku justru marah-marah dan tidak terima. Karena ingin menyelesaikan masalah itu secara baik-baik, Wiji kemudian melapor pada Ketua RT setempat dan diteruskan pada polisi. "Tapi lagi-lagi mereka justru marah-marah, padahal kami tidak menuduh dan hanya menanyakan kenapa ayam saya berada dirumah mereka," katanya.
Berdasarkan penyelidikan polisi, pelaku pencurian mengarah pada Iw. Akhirnya Iw mengaku telah melakukan pencurian bersama Nr. Iw akhirnya digelandang polisi, sedangkan Nr kemudian ditangkap di rumahnya. Keduanya bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Semarang Barat. Kukuruyuuuuk, akhirnya ayam bongkar pencurian dirinya. (H)
Sumber : Tribunnews
