226 Desa belum Miliki Bidan
Senin, 9 Juli 2012 12:02 WIB
Berita Terkait
- 375 Bidan Ikut Seminar Pijat Perineum
- Bidan Ditikam, 40 Mayam Emas Raib
- Bidan Malas, Warga Tamiang Pilih Dukun
- Wabup: Jangan Teken Laporan Bidan PTT Malas
- Ketua IBI Aceh Lantik 140 Bidan
- UMN-Huawei Sinergikan Dunia Pendidikan dan Industri
- Universitas Inggris Luncurkan Kuliah "Online"
- Ayo Buruan, Beasiswa Fulbright Bidang Pertanian ke…
- SuAK: Selidiki Kasus Rekrut Bidan PTT Tertutup
- Segera Evaluasi Bidan PTT
LHOKSUKON - Sebanyak 226 desa dari 852 gampong di Aceh Utara hingga kini belum memiliki bidan desa (bides). Kondisi itu membuat warga setempat terpaksa berobat pada desa terdekat yang sudah memiliki bidan desa.
“Setelah penerimaan bidan pegawai tidak tetap (PTT) baru bulan lalu, kita masih memiliki 226 desa lagi yang belum ada bidannya. Kita sudah usul ke Kementerian Kesehatan agar diberikan penambahan kuota bidan desa. Semoga bisa dikabulkan,” harap Kadiskes Aceh Utara, M Nurdin MKes kepada Serambi, Minggu (8/7).
Jika usulan tersebut diterima Kemenkes RI, ia memastikan seluruh desa di kabupaten tersebut sudah memiliki bidan desa. “Sehingga, layanan kesehatan di pedesaan semakin membaik. Saat ini, bagi desa yang tidak ada bidan, mereka bisa menggunakan jasa bidan di desa terdekat. Kita harap, ke depan semua desa memiliki seorang bidan,” pungkas M Nurdin.(c46)
“Setelah penerimaan bidan pegawai tidak tetap (PTT) baru bulan lalu, kita masih memiliki 226 desa lagi yang belum ada bidannya. Kita sudah usul ke Kementerian Kesehatan agar diberikan penambahan kuota bidan desa. Semoga bisa dikabulkan,” harap Kadiskes Aceh Utara, M Nurdin MKes kepada Serambi, Minggu (8/7).
Jika usulan tersebut diterima Kemenkes RI, ia memastikan seluruh desa di kabupaten tersebut sudah memiliki bidan desa. “Sehingga, layanan kesehatan di pedesaan semakin membaik. Saat ini, bagi desa yang tidak ada bidan, mereka bisa menggunakan jasa bidan di desa terdekat. Kita harap, ke depan semua desa memiliki seorang bidan,” pungkas M Nurdin.(c46)
Editor : bakri
