Gubernur Imbau Bupati Bawa Jarum dan Benang
Kamis, 12 Juli 2012 09:47 WIB

SERAMBI/MAHYADI
Gubernur Aceh, Dr Zaini Abdullah melantik Ir H Ruslan Abdul Gani Dipl SE/Drs Rusli M Saleh, sebagai Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah, Priode 2012-2017 di Gedung DPRK setempat, Rabu (11/7).
Berita Terkait
- Selebaran 'Gelap' jelang Pelantikan Sekda Aceh Tamiang
- Gubernur: Wujudkan Seluruh Janji
- Senin, Gubernur Lantik Bupati Aceh Selatan
- Tersangka Penipuan, Dipromosikan Jadi Pejabat Aceh
- Gubernur Minta Tamiang Jadi Motor Ekonomi Aceh
- Gubernur Minta Nasaruddin Lakukan Rekonsiliasi
- Hari Ini Gubernur Lantik Bupati Aceh Tengah
- Samsul Bahri Pj Kepala BPBD Banda Aceh
- Awali Tugas, Ramli Bahar Tekankan Disiplin PNS
- DPW PKS Sesalkan DPRK Aceh Barat
* Penegasan pada Pelantikan Bupati/Wabup Bener Meriah
REDELONG - Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Rabu (11/7) melantik Ir H Ruslan Abdul Gani Dipl SE/Drs H Rusli M Saleh sebagai Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah periode 2012-2017. Gubernur mengingatkan, âDi tangan Saudara jangan pernah ada gunting yang digunakan untuk memotong dan mengoyak-ngoyak persatuan dan kebersamaan masyarakat. Tetapi selalu membawa jarum dan benang untuk merajut kembali sesuatu yang telah koyak.â
Prosesi pelantikan Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah hasil Pilkada 2012 berlangsung dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRK Bener Meriah di Redelong. Sidang dibuka Ketua DPRK Bener Meriah, M Nasir AK dihadiri pimpinan dan anggota dewan, unsur muspida, pejabat dinas/badan/lembaga, dan berbagai elemen masyarakat Bener Meriah. Salah seorang cabup yang ikut bertarung di pilkada lalu, yaitu M Aris juga terlihat hadir.
Selain mengimbau perlunya membawa âjarumâ dan âbenangâ, Zaini juga mengingatkan kepala daerah/wakil kepala daerah tentang pentingnya melakukan konsolidasi politik demi terlaksananya pemerintahan daerah yang efektif dan iklim kerja yang kondusif. âBangunlah kerja sama dengan semua pihak termasuk pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota lain di Aceh. Semua ini dilakukan dalam rangka memacu pertumbuhan pusat-pusat ekonomi daerah yang integrative demi mewujudkan daya saing daerah yang unggul,â tandas Gubernur Zaini Abdullah.
Menurutnya, Kabupaten Bener Meriah merupakan kawasan yang memiliki potensi di bidang perkebunan kopi maupun tanaman holtikultura. Untuk itu, lanjut Zaini, tanaman holtikultura yang dikembangkan masyarakat sangat potensial untuk dikembangkan jadi agrowisata. âKami yakin semua kekayaan ini sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi Bener Meriah termasuk salah satu kawasan pusat ketahanan pangan nasional,â demikian Gubernur Aceh.(c35)
REDELONG - Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Rabu (11/7) melantik Ir H Ruslan Abdul Gani Dipl SE/Drs H Rusli M Saleh sebagai Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah periode 2012-2017. Gubernur mengingatkan, âDi tangan Saudara jangan pernah ada gunting yang digunakan untuk memotong dan mengoyak-ngoyak persatuan dan kebersamaan masyarakat. Tetapi selalu membawa jarum dan benang untuk merajut kembali sesuatu yang telah koyak.â
Prosesi pelantikan Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah hasil Pilkada 2012 berlangsung dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRK Bener Meriah di Redelong. Sidang dibuka Ketua DPRK Bener Meriah, M Nasir AK dihadiri pimpinan dan anggota dewan, unsur muspida, pejabat dinas/badan/lembaga, dan berbagai elemen masyarakat Bener Meriah. Salah seorang cabup yang ikut bertarung di pilkada lalu, yaitu M Aris juga terlihat hadir.
Selain mengimbau perlunya membawa âjarumâ dan âbenangâ, Zaini juga mengingatkan kepala daerah/wakil kepala daerah tentang pentingnya melakukan konsolidasi politik demi terlaksananya pemerintahan daerah yang efektif dan iklim kerja yang kondusif. âBangunlah kerja sama dengan semua pihak termasuk pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota lain di Aceh. Semua ini dilakukan dalam rangka memacu pertumbuhan pusat-pusat ekonomi daerah yang integrative demi mewujudkan daya saing daerah yang unggul,â tandas Gubernur Zaini Abdullah.
Menurutnya, Kabupaten Bener Meriah merupakan kawasan yang memiliki potensi di bidang perkebunan kopi maupun tanaman holtikultura. Untuk itu, lanjut Zaini, tanaman holtikultura yang dikembangkan masyarakat sangat potensial untuk dikembangkan jadi agrowisata. âKami yakin semua kekayaan ini sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi Bener Meriah termasuk salah satu kawasan pusat ketahanan pangan nasional,â demikian Gubernur Aceh.(c35)
Editor : bakri
