Rabu, 10 Juni 2026

Listrik Mati, Gubernur Terpaku di Podium

MESKI pihak panitia pelantikan Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah telah bekerja maksimal agar prosesi bersejarah itu tanpa cacat tapi ada

Tayang:
Editor: bakri
MESKI pihak panitia pelantikan Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah telah bekerja maksimal agar prosesi bersejarah itu tanpa cacat tapi ada saja kejadian tak terduga yang mewarnai. Selain sound system ngadat, listrik juga sempat mati saat Gubernur Zaini Abdullah berpidato. Ada lebih kurang lima menit ‘Aceh 1’ terpaku di podium.

Suasana yang sangat mengganggu itu--sound system tak maksimal dan listrik mati--terjadi dalam rangkaian Sidang Paripurna Istimewa DPRK Bener Meriah dengan agenda pelantikan Ir H Ruslan Abdul Gani Dipl SE/Drs H Rusli M Saleh sebagai Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah periode 2012-2017 yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (11/7).

Tanda-tanda akan adanya sesuatu yang tidak beres mulai terasa ketika Ketua DPRK Bener Meriah, M Nasir AK membuka sidang. Waktu itu pengeras suara (sound system) terdengar kecil dan hilang-hilang timbul. Petugas secepatnya mengganti mic yang digunakan Pak Ketua sehingga berangsur normal, bahkan hingga rampung prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan.

Cobaan ternyata belum berakhir. Ketika Gubernur Aceh naik ke podium untuk menyampaikan sambutan dan pengarahan, mendadak listrik padam. Itu terjadi ketika Zaini masih pada bagian menyampaikan mukadimah dan kata-kata penghormatan. Pihak terkait kelimpungan, hadirin tegang. ‘Aceh 1’ terpaku sekitar lima menit di podium sebelum akhirnya energi listrik dari pembangkit  cadangan (genset) masuk ke sistem jaringan.

Saat arus listrik genset masuk, sound system pun hidup lagi, namun suara yang dihasilkan tak bulat dan bening. Ada back sound yang agak menggangu. Bisa jadi karena power tidak maksimal atau faktor-faktor teknis lainnya. Dalam kondisi yang kurang mengenakkan itu, Gubernur Zaini melanjutkan pidatonya yang terputus setelah terlebih dahulu menanggapi gangguan yang terjadi. “Padamnya listrik seperti hari ini, merupakan salah satu persoalan di Aceh,” demikian Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.(c35)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved