Mahasiswa yang Jago Silat
Brata Ariga ternyata mahasiswa jago silat di Univeritas Serambi Mekkah (USM) Banda Aceh. Kemahirannya di bidang ilmu
Awal mula Braga masuk ke dunia pencak silat sejak kelas II SMPN 8 Langsa. Ia berlatih di perguruan Satria Muda Indonesia. Setelah itu sering ikut kejuaraan. Penampilan perdana meraih juara II dalam Kejuaraan Walikota Cup Lhokseumawe. Mahasiswa semester akhir FKIP Penjaskes ini menyukai silat karena olahraga leluhur. “Makanya kita harus melestarikannya. Kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi?” ujar mahasiswa FKIP USM angkatan 2007 itu.
Tapi walaupun jago ilmu beladiri, Braga mengingatkan, agar pesilat tak boleh sombong. Kalau sombong tidak baik bagi diri sendiri dan orang lain. Tapi harus tetap rendah hati dan itulah ciri khas pesilat Indonesia yang seharusnya. Di samping itu, selama bisa berlatih tidak boleh cepat puas dalam mengejar prestasi. “Kepada atlet muda terus berlatih, jangan cepat puas dan jangan pantang menyerah dalam menggapai prestasi,” harap Brata yang selama ini berlatih di kampus USM pada Senin sore, Kamis sore dan Jumat pagi, serta Minggu di Lhong Raya.
Ternyata anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Budiyono dan Ruhmiwati ini belum puas atas sejumlah prestasi yang telah diraihnya. Pria kelahiran Takengon 8 Agustus 1989 ini peraih juara II di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) Batam 2011.
Lalu, apa yang ingin dicari oleh mahasiswa semester akhir FKIP Penjaskes yang jago ilmu pencak silat ini? Rupanya ada dua ambisi yang ingin dituntaskannya kini. “Saya ingin menyelesaikan kuliah dulu dan ingin menjadi atlet nasional yang membela negara,” ucapnya.(hd)