16 dan 17 Juli, Gubernur Lantik Bupati Simeulue dan Singkil
Sabtu, 14 Juli 2012 13:16 WIB
Share |
BANDA ACEH - Setelah dalam pekan lalu melantik delapan pasang bupati/wakil bupati maupun wali kota/wakil wali kota terpilih hasil Pilkada 9 April 2012, Senin dan Selasa depan, (16 dan 17 Juli),  Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah akan melantik dua pasang bupati dan wakil bupati terpilih, masing-masing untuk Simeulue dan Aceh Singkil.

“Bupati terpilih Simeulue Drs H Riswan NS dan wakilnya Hasrul Edyar SSos, MAP akan dilantik pada 16 Juli, sedangkan bupati terpilih Aceh Singkil, H Safriadi SH dan Wakilnya Dulmusrid, esok harinya, 17 Juli 2012,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Aceh, Marwan Sufi SH kepada Serambi, Jumat (13/7) di ruang kerjanya.

Pelantikan Bupati Simeulue dan Aceh Singkil itu sama-sama dilaksanakan pada pagi hari di gedung DPRK setempat, setelah Gubernur Aceh bermalam di kedua kabupaten itu.

Jadwal pelantikan tersebut, kata Marwan Sufi, sesuai dengan janji Gubernur Zaini bersama Wagub Muzakir Manaf, setelah Gubernur melantik delapan pasang bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota terpilih pekan lalu yang diakhiri dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Kamis (12/7) petang.

“Sekarang saatnya dilanjutkan dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Simeulue dan Aceh Singkil,” ulang Marwan Sufi.

SK pengangkatan kedua pasang bupati/wakil bupati terpilih itu, menurut Marwan, sudah turun bulan lalu. Tapi, untuk memberikan waktu kepada kedua daerah tersebut mempersiapkan acara pelantikan sebaik mungkin, pihak Protokol Kantor Gubernur bersama Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh menjadwalkan pelantikan tersebut pada Senin dan Selasa depan. Jadwal ini telah disetujui Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

“Teleks dari Setda Aceh mengenai pemberitahuan jadwal pelantikan telah pula disampaikan kepada Sekda dan Sekretaris DPRK setempat dua hari lalu,” ujar Marwan.

 Sudah diusul
Selain dua daerah itu, tambah Marwan, masih ada dua daerah lagi yang usulan proses penerbitan SK pengangkatannya sedang diusul Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh ke Mendagri. Yakni, bupati terpilih Bireuen, H Ruslan H Daud dan Wakilnya Ir Mukhtar Abda MSi serta wali kota terpilih Kota Langsa, Usman Abdullah dan Wakilnya Drs Marzuki Hamid.

Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh telah mengusulkan SK pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih Bireuen bersama SK pengangkatan wali kota dan wakil wali kota terpilih Kota Langsa ke Mendagri. Di Bireuen, setelah Pilkada 25 Mei lalu, proses pilkadanya berjalan aman dan damai, serta tidak ada masalah hukum dan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga SK pengangkatannya bisa segera diproses ke Mendagri bersamaan dengan SK pengangkatan wali kota/wakil wali kota terpilih yang baru menyelesaikan pilkada putaran kedua paa bulan lalu.

Dua daerah lagi yang pelaksanaan pilkadanya bersamaan dengan Pilgub Aceh 9 April silam, tapi sampai kini bupati dan wakil bupatinya belum bisa dilantik, yaitu Aceh Tengah dan Gayo Lues. Ini disebabkan ada pihak yang tidak puas-puas dengan hasil pilkada di dua daerah itu, sehingga menggugat ke Makamah Konstitusi (MK). Akibatnya, proses penerbitan SK pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih di Mendagri haruslah menunggu selesainya proses gugatan hukum di MK. Berdasarkan informasi yang diperoleh Marwan Sufi, gugatan hukumnya ke MK sudah tuntas dan pihaknya kini tinggal menunggu informasi dari Mendagri saja apakah usul penetapan bupati dan wakil bupati terpilihnya sudah bisa dilaksanakan.

“Kalau sudah, maka pada minggu pertama atau kedua bulan Ramadhan nanti, pihak Protokol Kantor Gubernur bersama Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh bisa segera menyusun jadwal pelantikannya,” ujar Marwan Sufi.

Khusus untuk wali kota dan wakil wali kota terpilih Kota Sabang, menurut info dari Biro Tata Pemerintahan Aceh, masih ada masalah hukum dan gugatan ke MK. “Saat ini kita sedang menunggu informasi dari MK dan Depdagri. Sebab, pasangan wali kota terpilih masih digugat pihak yang tidak puas dengan hasil pilkada di Sabang. Nah, apakah putusannya sudah turun dari MK atau belum, kami masih menunggu informasinya,” demikian Marwan Sufi. (her)

Editor : hasyim