Berat Dugaan Disalahgunakan
Minggu, 15 Juli 2012 09:59 WIB
Berita Terkait
- FANAPD Tunda Aksi Demo
- Warga Itam Baroh Duduki Areal Kebun PT PAAL
- Massa tak Hadir, Polisi Bubar
- Mahasiswa Demo Minta Sekda Aceh Timur Dicopot
- Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Data di Partai Demokrat
- Korban Banjir Demo Kantor Camat Tripa Makmur
- Warga Duduki Kantor Camat Seunagan
- Mahasiswa Tolak Alokasi APBA untuk TNI/Polri
- Warga Berdelegasi ke DPRK Tamiang
- Aktivis Aceh Demo Tolak RUU Kamnas
TERJADINYA aksi unjuk rasa PNS di Agara karena gaji ke-13 yang menjadi hak mereka belum juga disalurkan oleh Pemkab Agara. Padahal menurut laporan yang kami terima, dana sekitar Rp 23 miliar sudah ditransfer oleh Departemen Keuangan ke rekening Pemkab Agara pada 28 Juni 2012. Herannya kok belum juga dibayarkan.
Kami juga mendapat laporan, upah jerih (tulah) desa di Agara belum juga dicairkan. Berat dugaan kedua mata anggaran ini disalahgunakan untuk Pilkada Agara pada 2 Juli 2012. Berbagai dugaan itu harus direspons oleh Gubernur Aceh dan pihak kepolisian dengan cara melakukan pengusutan agar tidak ada pihak yang dirugikan.
* Muslim Ayub, warga Agara yang juga Anggota DPRA Dapil VII.(as)
Kami juga mendapat laporan, upah jerih (tulah) desa di Agara belum juga dicairkan. Berat dugaan kedua mata anggaran ini disalahgunakan untuk Pilkada Agara pada 2 Juli 2012. Berbagai dugaan itu harus direspons oleh Gubernur Aceh dan pihak kepolisian dengan cara melakukan pengusutan agar tidak ada pihak yang dirugikan.
* Muslim Ayub, warga Agara yang juga Anggota DPRA Dapil VII.(as)
Editor : bakri
