Jumat, 28 November 2014
Serambi Indonesia

Usulan Pemekaran Gampong Lawe Cimanok Kandas

Selasa, 17 Juli 2012 08:50 WIB

TAPAKTUAN - Keinginan warga Lawe Cimanok memilik desa sendiri yang terpisak dari desa induk Gampong Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, pupus sudah. Pasalnya, sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 140/148/PMD tentang Moratorium Pemekaran Desa dan Kelurahan, tertanggal 13 Januari 2012, tidak boleh ada lagi pemekaran gampong/desa di seluruh Indonesia.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Mukim dan Gampong Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Kamaruddin Andalah yang dikonfirmasi Serambi via ponselnya dari Tapaktuan, Senin (16/7), membenarkan hal ini. Menurutnya setelah Surat Edaran Mendagri tersebut keluar, tidak dibenarkan lagi adanya pemekarang desa dan kelurahan. “Surat Mendagri itu berlaku sejak tahun 2012,” ujarnya.

Dikatakannya, aturan tersebut tidak hanya berlaku di Provinsi Aceh namun juga di seluruh Indonesia. “Untuk sementara tidak ada lagi pemekaran, mungkin baru bisa diterima setelah berakhirnya Moratorium Pemekaran. Kapan waktunya saya belum tahu,” terangnya.

Ditanya mengenai usulan pemekaran Gampong Lawe Cimanok dari Gampong Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, yang menurut Pemkab Aceh Selatan sudah dikirim ke provinsi, Kamaruddin menegaskan bahwa usulan tersebut belum diterima pihaknya. “Draf usulan pemekaran itu belum kami terima, kami sudah mengecek dan membolak-balik semua berkas, namun juga tidak ada, mungkin masih nyangkut di Pemkab Aceh Selatan,” terangnya.

Ia menambahkan, jika nantinya Moratorium Pemekaran itu berakhir maka gampong-gampong yang memenuhi syarat akan dipertimbangkan kembali untuk dimekarkan. Oleh karenanya dia berharap bagi gampong-gampong yang sudah mengusulkan pemekaran untuk bersabar.

“Jika Moratorium Pemekaran itu berahir pasti akan kita proses. Tentunya jika persyarakatnya terpenuhi,” pungkasnya sembari mempertegas kembali bahwa draf usulan pemekaran Gampong Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur itu belum diterima pihaknya.

Seperti diberitakan sebelumnya, belasan warga dan tokoh masyarakat Gampong Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (10/7), sekira pukul 10.00 WIB berdelegasi ke kantor Bupati Aceh Selatan. Mereka menuntut Pemkab setempat segera merealisasikan usulan pemekaran Gampong Lawe Cimanok dari Gampong Lawe Sawah yang sudah diusulkan pada tahun 2004 dan dibahas pada tahun 2012 itu.

Ketua Pemekaran Gampong Lawe Sawah, Muhammad Harya (38), didampingi Kepala Desa Lawe Sawah, Abdunsyah dan sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat saat berdelegasi ke kantor Bupati Aceh Selatan menjelaskan, kedatangan mereka ke kantor bupati itu untuk menanyakan kejelasan masalah pemekaran desa tersebut yang hingga kini belum terealisasi dan terkesan mengambang.

Menanggapi desakan tersebut, Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Zaini Bakri SSos, mengaku usulan tersebut sudah diteruskan ke Pemerintah Provinsi. ”Dari Pemkab Aceh Selatan sudah mengusulkan ke provinsi, namun kami tidak tahu dimana nyangkutnya,” kata Zaini Bakri.(tz)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas