60 Relawan Awasi Warga Mandi Laut
Jumat, 20 Juli 2012 09:15 WIB
Berita Terkait
- Wildan dan Cut Rahma Duta Wisata Abdya
- Tak Dikenal, Jenazah Dikembalikan ke Meulaboh
- Jenazah Tiba di RSUD Teungku Peukan
- Evakuasi Korban Tenggelam Lalui Medan Berat
- Disbudpar Aceh Latih Pengelola Objek Wisata
- Bankom RAPI Sisir Pantai Calang
- 27 Peserta Ikut Seleksi Duta Wisata Aceh Barat
- Keluarga Nelayan Identifikasi Jasad di RSUD Calang
- Disbudparpora Aceh Tengah Gelar Lomba Foto
- Boat Sibolga Bertahan di Teluk Meulaboh
MEULABOH - Sebanyak 60 relawan dari berbagaian kesatuan bernaung di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Kamis (19/7) disebar ke sejumlah lokasi wisata dan melarang warga mandi laut. Namun, warga yang memadati lokasi wisata tetap mandi dan terkesan tidak peduli.
Sejumlah lokasi wisata di Aceh Barat dan Aceh Jaya, Kamis diserbu warga mengisi hari jelang pelaksanaan Ramadhan tahun ini. Warga yang datang bukan saja penduduk setempat, tetapi dari beberapa kabupaten tetangga tumpah ruah ke lokasi wisata yang biasa disebut hari “makan-makan”.
Menurut sumber diperoleh Serambi, Kamis kemarin, lokasi wisata di Aceh Barat meliputi Suak Indrapuri, Suak Ribee, dan Suak Ujong Kalak. Sedangkan di Samatiga meliputi Lhok Bubon dan pantai Suak Timah, serta Suak Gedebang, sedangkan di Kecamatan Meureubo pantai Lamnaga, Desa Lagung. Sedangkan di Aceh Jaya lokasi paling ramai adalah di Lhok Geulumpang Calang dan Gunong Geureutee dan beberapa pantai pinggir laut.
Lukman, warga Meulaboh mengaku objek wisata cukup banyak di Aceh Barat tetapi tidak ada yang dikelola dengan baik. Hal senada juga disampaikan Muslidi, warga Calang yang menyatakan lokasi wisata yang cukup terkenal di Aceh Jaya adalah Lhok Gelumpang pada masa Aceh Jaya masih bergabung dengan Aceh Barat, akan tetapi saat ini tidak ada yang mengurus lagi sehingga objek wisata di lokasi itu meski ramai dipadati warga setempat tetapi kini tidak lagi menjadi andalan. (riz)
Sejumlah lokasi wisata di Aceh Barat dan Aceh Jaya, Kamis diserbu warga mengisi hari jelang pelaksanaan Ramadhan tahun ini. Warga yang datang bukan saja penduduk setempat, tetapi dari beberapa kabupaten tetangga tumpah ruah ke lokasi wisata yang biasa disebut hari “makan-makan”.
Menurut sumber diperoleh Serambi, Kamis kemarin, lokasi wisata di Aceh Barat meliputi Suak Indrapuri, Suak Ribee, dan Suak Ujong Kalak. Sedangkan di Samatiga meliputi Lhok Bubon dan pantai Suak Timah, serta Suak Gedebang, sedangkan di Kecamatan Meureubo pantai Lamnaga, Desa Lagung. Sedangkan di Aceh Jaya lokasi paling ramai adalah di Lhok Geulumpang Calang dan Gunong Geureutee dan beberapa pantai pinggir laut.
Lukman, warga Meulaboh mengaku objek wisata cukup banyak di Aceh Barat tetapi tidak ada yang dikelola dengan baik. Hal senada juga disampaikan Muslidi, warga Calang yang menyatakan lokasi wisata yang cukup terkenal di Aceh Jaya adalah Lhok Gelumpang pada masa Aceh Jaya masih bergabung dengan Aceh Barat, akan tetapi saat ini tidak ada yang mengurus lagi sehingga objek wisata di lokasi itu meski ramai dipadati warga setempat tetapi kini tidak lagi menjadi andalan. (riz)
Editor : bakri
