SMPN 1 Peudada, Bireuen
Sekolah Lama yang Mulai Bangkit Lagi
SMPN 1 Peudada, Bireuen pernah memiliki jumlah murid dari belasan orang pada tahun-tahun awal didirikan dan pernah mencapai 700
Alamsyah (59), guru tertua di sekolah itu mengatakan, sekolah itu didirikan tahun 1978. Pada tahun-tahun pertama, murid hanya belasan orang. Kemudian, berkat perhatian tokoh masyarakat Peudada, jumlah murid membludak pernah mencapai 700 orang. Mereka bukan saja dari Peudada, tapi juga dari Bireuen yang sekolah ke SMPN yang berlokasi di Desa Pulo, Peudada. “Sekarang sudah makin baik dan sudah mulai bangkit lagi setelah dilakukan pembenahan dan rehabilitasi sejumlah ruang belajar,” katanya.
Amatan Serambi, di sekolah yang berada di pinggir jalan nasional dan tidak jauh dari Keude Peudada, ada tiga ruang belajar sedang dibangun baru, fasilitas pendidikan semakin baik, media belajar sudah menggunakan layar monitor, dan perlengkapan lain.
Ibrahim Harun, Kepala SMPN 1 Peudada mengatakan, dirinya baru dua tahun ditugaskan ke sekolah tersebut. Melihat berbagai keadaan, maka ia melakukan berbagai polesan bersama guru agar SMPN 1 Peudada kembali berjaya seperti tahun 1990-an.
Dewan guru juga sepakat menerapkan disiplin menerapkan metode mengajar yang tepat serta melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dengan harapan SMPN 1 Peudada semakin baik dan mutu lulusan meningkat.
Langkah yang dilakukan adalah melengkapi prasana pendukung, dinas juga membangun ruang belajar baru. Bahkan, saat ini guru dan murid harus lebih disiplin dengan harapan suatu saat nanti SMPN 1 Peudada bangkit lagi dan menjadi salah satu sekolah favorit di Peudada pada khususnya dan Bireuen pada umumnya. Semoga!* yusmandin idris