Rabu, 10 Juni 2026

Konsultasi Kesehatan

Pandangan Kabur pada Anak

Dokter yang terhormat, saya mempunyai anak berumur 8 tahun. Dia mengeluhkan pandangan kabur. Selama di sekolah dia selalu duduk di bangku

Tayang:
Editor: bakri
Oleh dr Jamhur Sp.M,  Divisi  Ilmu Kesehatan Mata IDI Kota Banda Aceh

Assalamualaikum.
Dokter yang terhormat, saya mempunyai anak berumur 8 tahun. Dia  mengeluhkan pandangan kabur. Selama di sekolah dia selalu duduk di bangku terdepan, namun tetap tidak mampu melihat tulisan pada papan tulis dengan jelas lazimnya teman-temannya yang lain. Selama ini anak saya itu tidak mengeluhkan hal yang lain. Saya sangat khawatir dengan masa depannya,  karena ia masih sangat muda. Mengapa hal ini bisa terjadi pada usianya yang begitu muda? Apakah kelainan ini berbahaya dan apa penyebabnya? Apa yang harus saya perbuat agar fungsi mata anak saya bisa normal kembali? Atas jawaban dokter kami ucapkan terima kasih.

Jawab
Waalaikumsalam.Terima kasih atas pertanyaannya. Ibu dan pembaca yang terhormat, apa yang dialami oleh anak ibu tersebut digolongkan kepada mata rabun jauh atau miopia. Hal ini banyak dialami oleh anak-anak yang lain pada usia pra-sekolah  atau sekolah dasar. Menurut penelitian, di beberapa negara Asia kasus myopia pada anak-anak meningkat hingga 80 persen. Rabun jauh atau myopia (nearsightedness) merupakan kondisi dimana penderita hanya bisa melihat benda dengan jelas dari jarak dekat. Pada jarak jauh, benda tampak kabur sehingga jika dipaksakan kepala lama-lama menjadi pusing. Sebab terjadinya myopia, antara lain :

* Selaput bening atau kornea terlalu cembung
Ini merupakan bungkus bola mata yang paling depan yang bersifat bening. Selaput bening mempunyai daya kemampuan untuk membiaskan sinar masuk ke dalam bola mata menuju saraf mata (retina). Bagian terbesar sinar dibiaskan oleh selaput bening mata ini. Kerusakan atau perubahan kecembungan selaput bening akan dapat mengubah penglihatan.

* Lensa yang cembung
Orang myopia mempunyai lensa yang lebih cembung. Lensa yang lebih cembung akan membuat biasan cahaya yang kuat. Dengan pembiasan yang kuat,  cahaya jatuh di depan saraf mata (retina) dan bayangan tampak kabur. Sebagai contoh, pada waktu melihat dekat, membaca dekat, menonton TV dekat dan lain-lain, lensa mata akan mencembung kuat, sehingga bayangan benda akan dipusatkan pada retina (selaput jala). Pada waktu melihat jauh anak dengan myopia akan kesukaran melihat dengan jelas, karena lensa cenderung cembung. Pembiasan cahaya terlalu cepat jatuh ke depan selaput jala (retina), sehingga bayangan kabur. Makanya anak dengan myopia selalu mendekatkan jarak baca, agar bayangan bisa fokus di selaput jala (retina).

* Anatomi bola mata terlalu panjang
Ukuran panjang bola mata akan membuat pembiasan jatuh di selaput jala (retina). Ini akan membuat bayangan kabur.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved