Breaking News
Selasa, 9 Juni 2026

Tokoh Pembangkang Kuba Tewas 'Kecelakaan'

Paya dikenal sebagai pendiri dari Proyek Varela, sebuah kampanye yang mengumpulkan tanda tangan untuk mendukung referendum

Tayang:
SERAMBINEWS.COM, HAVANA - Tokoh pembangkang Kuba, Oswaldo Paya diberitakan telah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, demikian keterangan para aktivis HAM Kuba yang disitat BBC, Senin (23/7/2012).

Paya (60), dikabarkan sebelum menemui ajal sedang melakukan perjalanan dekat kota Bayamo, di provinsi timur Granma, ketika kecelakaan itu terjadi, kata aktivis.

Paya dikenal sebagai pendiri dari Proyek Varela, sebuah kampanye yang mengumpulkan tanda tangan untuk mendukung referendum dan perjuangan akan undang-undang yang menjamin hak-hak sipil. Paya, kerap bersuara dimedia dan dia selalu menjadi juru bicara utama bagi oposisi kecil di Kuba, negerinya.

Seorang pejabat gereja Katolik di Bayamo mengatakan kepada AFP bahwa sebuah rumah sakit setempat telah mengatakan kepadanya dan aktivis lain bahwa Paya sudah tewas. sambil menunjukkan data-data identifikasi kematian Paya.

Kematian aktivis yang disebut pembangkang oleh pmerintah Kuba itu dilaporkan di Twitter oleh pembangkang lainya, Yoani Sanchez, yang menggambarkan Paya sebagai "sosok sempurna" dan kematiannya sebagai kehilangan besar Kuba.

Dikabarkan para blogger, kecelakaan yang menimpa Paya diakibatkan mobil yang ditumpanginya menabrak pohon, informasi ini juga dikutip wartawan BBC, Sarah Rainsford yang melaporkanya dari Kuba.

Sebuah situs pemerintah mengatakan telah terjadi "kecelakaan lalu lintas yang sangat disesalkan" yang menewaskan dua orang Kuba, sementara dua orang lain, satu Swiss dan satu Spanyol, mengalami luka-luka.

Sebelum Kematian Oswaldo Paya diketahui, pembangkang Kuba terkemuka lainya, Laura Pollan, pendiri Ladies in White, dilaporkan telah meninggal Oktober tahun lalu.

Pada tahun 2002, Paya pernah memenangkan Hadiah Sakharov, untuk perjuanganya bersama Proyek Varela, yang didirikan tahun 1998. Pada 2007, Paya pernah mendesak pemerintah untuk memberi amnesti bagi tahanan politik anti kekerasan yang dipenjara pemerintah.

Pemerintah Kuba menggambarkan Paya sebagai agen Amerika Serikat yang bekerja untuk merusak revolusi negara Kuba.

Lahir pada tahun 1952, Paya menjadi tukang kritik pemerintah komunis Kuba sejak remaja. Pada tahun 1969, ia dikirim ke kamp kerja paksa sebagai 'hukuman' atas  aktivitas vokalnya. (Serambinews.com/H)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved