Selasa, 9 Juni 2026

Farhan Hamid : Semangat Kebangsaan Semakin Dangkal

Krisis multi dimensi yang terus melanda warga berdampak awal munculnya krisis kepercayaan diri dan rasa hormat diri sebagai bangsa

Tayang:
Editor: bakri
LANGSA-  Krisis multi dimensi yang terus melanda warga berdampak awal munculnya krisis kepercayaan diri dan rasa hormat diri sebagai bangsa dikalangan masyarakat Indonesia. Apabila krisis politik dan krisis ekonomi sudah sampai pada krisis kepercayaan diri, maka eksistensi Indonesia sebagai bangsa (nation) sedang dipertaruhkan.

 Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Farhan Hamid MS mengungkapkan kondisi tersebut pada acara seminar nasional pemantapan 4 pilar kehidupan berbangsa, Kamis (26/7) di Langsa.

Menurutnya, krisis kepercayaan sebagai bangsa dapat berupa keraguan terhadap kemampuan diri sebagai bangsa dalam mengatasi persoalan mendasar yang terus-menerus datang, seolah-olah tidak ada habis-habisnya mendera bangsa Indonesia.

Untuk mengatasi, Farhan menyarankan  warga  melakukan reevaluasi terhadap proses terbentuknya “nation and character building”. “Boleh jadi persoalan yang kita hadapi saat ini berawal dari kesalahan dalam memahami dan menerapkan konsep awal “kebangsaan” yang menjadi fondasi ke-Indonesia-an,” ujarnya.

Ada kesan seakan-akan semangat kebangsaan telah menjadi dangkal atau tererosi terutama di kalangan generasi muda disebabkan sifat materialistik  sehingga mengubah idealisme yang merupakan jiwa kebangsaan. Disamping itu, ada kekuatiran ancaman disintegrasi kebangsaan, dengan melihat gejala yang terjadi di berbagai negara, terutama perpecahan di Negara  Yugoslavia,  bekas Negara Uni Soviet, dan juga di negara-negara lainnya seperti di Afrika, dimana paham kebangsaan merosot menjadi paham kesukuan atau keagamaan.

Ketiga ada keprihatinan tentang adanya upaya untuk melarutkan pandangan hidup bangsa  ke dalam pola pikir yang asing untuk bangsa ini,  Farhan mengatakan rasa kebangsaan adalah kesadaran berbangsa, yakni rasa yang lahir secara alamiah karena adanya kebersamaan sosial yang tumbuh dari kebudayaan, sejarah, dan aspirasi perjuangan masa lampau, serta kebersamaan dalam menghadapi tantangan sejarah masa kini, sehingga diharpakan dengan semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap empat  pilar kebangsaan ini diharapkan  berbagai persoalan yang mendangkalkan rasa kebangsaan tersebut dapat diatasi (md).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved