Kereta Api Terbakar, 47 Penumpang Tewas Terpanggang
Senin, 30 Juli 2012 16:06 WIB

ILustrasi | Blog Reuters
Berita Terkait
- Lagi, Korban Mobil Jatuh Ditemukan Mengapung
- Kondisi Korban Kesetrum Listrik mulai Membaik
- Layanan BlackBerry Messenger Bangkit Lagi
- Lagi, Korban Mobil Terjun ke Jurang Ditemukan
- Korban Mobil Jatuh Warga Binjai
- Pencarian Korban Mobil Jatuh ke Jurang Dilanjutkan
- L-300 Masuk Jurang, 2 Tewas
- Traffic Light Matang Seulimeng tak Berfungsi
- Ingin Mulus, Mantan Model Suntikkan Minyak Goreng…
- Mobil Wartawan Hantam Truk, Satu Tewas
SERAMBINEWS.COM, HYDERABAD - Kebakaran hebat telah melahap sebuah kereta api yang menewaskan 47 penumpang yang sedang tidur lelap didalamnya.
Polisi menemukan sisa-sisa korban yang hangus terbakar ditempat tidur mereka.
Seorang pekerja stasiun kereta api melihat kereta api itu terbakar ketika melintasi kota Chennai melewati kota Nellore sebelah tenggara New Delhi, kata B. Sridhar, pejabat setempat.
Saat kebakaran terjadi, petugas kereta mencoba menghidupkan alarm dan kereta dihentikan ditengah jalan, para penumpang yang selamat berhamburan keluar menyelamatkan diri. Namun naas bagi 47 penumpang lainya yang sedang terlelap dalam tidur, ditemukan sudah menjadi mayat.
"Karena api telah melalap satu pintu dari kereta, orang-orang (penumpang) bergegas menyelamatkan diri keluar," kata Sridhar, yang mengabarkan langsung di lokasi kecelakaan kepada kantor berita Associated Press melalui telepon. Dia mengatakan, kebakaran mungkin disebabkan oleh korsleting listrik.
Kebakaran itu menewaskan 47 orang, dan 28 penumpang lainnya dirawat di rumah sakit dengan sejumlah luka bakar, kata Anil Kumar, manager kereta api .
Sridhar menambahkan, setidaknya ada dua orang yang cedera parah dalam kondisi kritis. (Serambinews.com/H)
Polisi menemukan sisa-sisa korban yang hangus terbakar ditempat tidur mereka.
Seorang pekerja stasiun kereta api melihat kereta api itu terbakar ketika melintasi kota Chennai melewati kota Nellore sebelah tenggara New Delhi, kata B. Sridhar, pejabat setempat.
Saat kebakaran terjadi, petugas kereta mencoba menghidupkan alarm dan kereta dihentikan ditengah jalan, para penumpang yang selamat berhamburan keluar menyelamatkan diri. Namun naas bagi 47 penumpang lainya yang sedang terlelap dalam tidur, ditemukan sudah menjadi mayat.
"Karena api telah melalap satu pintu dari kereta, orang-orang (penumpang) bergegas menyelamatkan diri keluar," kata Sridhar, yang mengabarkan langsung di lokasi kecelakaan kepada kantor berita Associated Press melalui telepon. Dia mengatakan, kebakaran mungkin disebabkan oleh korsleting listrik.
Kebakaran itu menewaskan 47 orang, dan 28 penumpang lainnya dirawat di rumah sakit dengan sejumlah luka bakar, kata Anil Kumar, manager kereta api .
Sridhar menambahkan, setidaknya ada dua orang yang cedera parah dalam kondisi kritis. (Serambinews.com/H)
