Petani Protes Saluran Air Tertimbun
Senin, 30 Juli 2012 09:08 WIB
Berita Terkait
- Warga Seunong Minta Pemkab Perbaiki Saluran Irigasi
- Irigasi Sayap Kanan Gunong Pundung Roboh
- Rima, Cike dan Tampeng Panen Raya
- Warga Lamkabeu Minta Dibangun Waduk
- DPRK Abdya Desak Pemprov Perbaiki Irigasi
- Petani di Dua Kecamatan Minta Irigasi Diperbaiki
- 2.500 Ha Sawah Krisis Air
- Pidie Optimalkan 200 Hektare Sawah Baru
- Kejati Tahan Enam Tersangka Proyek Irigasi
- Anggota DPRK Minta Bupati Prioritaskan Irigasi
JEURAM - Puluhan petani di Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Minggu (29/7) siang mengadu ke Wakil Ketua Komisi C DPRK Nagan Raya, Said Mustajab di rumahnya di Desa Ie Beudoh, Kecamatan Seunagan Timur, mengenai saluran air menuju ke sawah tertimbun tanah proyek pembersihan badan jalan.
“Kami tidak memprotes pembersihan jalan, namun yang kami protes adalah tertimbunnya saluran air,” kata Said Akhir Zaman (46) seorang perwakilan petani warga Desa Krueng Kulu, Minggu (29/7).
Menurutnya, dampak yang ditimbulkan dari persoalan tersebut menyebabkan para petani tidak bisa melaksanakan kegiatan di sawah guna bercocok tanam. Said berharap, persoalan tertimbunnya saluran air ini segera diatasi oleh pihak terkait, sehingga tidak terus-terusan merugikan masyarakat. “Kami sengaja melaporkan masalah ini ke anggota dewan, sehingga segera ada solusinya,” kata Said Akhir Zaman.(edi)
Mudah Diatasi
PENGAWAS lapangan Dinas Bina Marga Kabupaten Nagan Raya, Iskandar yang dikonfirmasi Serambi, mengatakan seharusnya petani tidak perlu mengadu ke anggota dewan, sebab itu hal yang mudah diatasi. “Hanya masalah tertimbun rumput saja, dan saya rasa masalah ini bisa diselesaikan secara musyawarah. Sebagian petani saja yang ribut, sedang petani lainnya tidak ada yang protes,” kata Iskandar.
Ia mengatakan, pekerjaan yang dilakukan itu untuk memudahkan masyarakat berlalu-lintas saat Hari Raya Idul Fitri mendatang, sehingga diharapkan jalan semakin lebar dan tak lagi ada kecelakaan yang berujung pada timbulnya korban jiwa.(edi)
Segera Ditindaklanjuti
WAKIL Ketua Komisi C DPRK Nagan Raya, Said Mustajab kepada Serambi, kemarin mengaku sudah menampung keluhan masyarakat terkait tertimbunnya saluran air di sepanjang ruas jalan di lintasan Keudee Simpang-Blang Bayu, Kecamatan Seunagan Timur, akibat proyek pembersihan badan jalan yang dilakukan oleh pemkab setempat.
Ia berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan cara menyampaikan hal itu kepada Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Nagan Raya, T Narensyah, Senin (30/7) hari ini. “Besok akan saya sampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Dinas Bina Marga,” katanya.(edi)
“Kami tidak memprotes pembersihan jalan, namun yang kami protes adalah tertimbunnya saluran air,” kata Said Akhir Zaman (46) seorang perwakilan petani warga Desa Krueng Kulu, Minggu (29/7).
Menurutnya, dampak yang ditimbulkan dari persoalan tersebut menyebabkan para petani tidak bisa melaksanakan kegiatan di sawah guna bercocok tanam. Said berharap, persoalan tertimbunnya saluran air ini segera diatasi oleh pihak terkait, sehingga tidak terus-terusan merugikan masyarakat. “Kami sengaja melaporkan masalah ini ke anggota dewan, sehingga segera ada solusinya,” kata Said Akhir Zaman.(edi)
Mudah Diatasi
PENGAWAS lapangan Dinas Bina Marga Kabupaten Nagan Raya, Iskandar yang dikonfirmasi Serambi, mengatakan seharusnya petani tidak perlu mengadu ke anggota dewan, sebab itu hal yang mudah diatasi. “Hanya masalah tertimbun rumput saja, dan saya rasa masalah ini bisa diselesaikan secara musyawarah. Sebagian petani saja yang ribut, sedang petani lainnya tidak ada yang protes,” kata Iskandar.
Ia mengatakan, pekerjaan yang dilakukan itu untuk memudahkan masyarakat berlalu-lintas saat Hari Raya Idul Fitri mendatang, sehingga diharapkan jalan semakin lebar dan tak lagi ada kecelakaan yang berujung pada timbulnya korban jiwa.(edi)
Segera Ditindaklanjuti
WAKIL Ketua Komisi C DPRK Nagan Raya, Said Mustajab kepada Serambi, kemarin mengaku sudah menampung keluhan masyarakat terkait tertimbunnya saluran air di sepanjang ruas jalan di lintasan Keudee Simpang-Blang Bayu, Kecamatan Seunagan Timur, akibat proyek pembersihan badan jalan yang dilakukan oleh pemkab setempat.
Ia berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan cara menyampaikan hal itu kepada Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Nagan Raya, T Narensyah, Senin (30/7) hari ini. “Besok akan saya sampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Dinas Bina Marga,” katanya.(edi)
Editor : bakri
