PSAU Tuan Rumah Divisi III
Senin, 30 Juli 2012 09:00 WIB
* Tingkat Nasional Wilayah Sumatera
LHOKSEUMAWE– PSAU Aceh Utara terpilih menjadi tuan rumah kompetisi divisi III tingkat nasional wilayah Sumatera. Kompetisi versi Liga Liga Primer Indonesia (LPI) tersebut direncanakan berlangsung awal September mendatang, di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe.
“Sebelumnya, di kompetisi tingkat propinsi di lapangan Baktya pada Mei 2012, PSAU berhasil menjadi juara grup I Wilayah Barat,” ungkap Ketua Umum PSAU, T Moni Alwi kepada Serambi kemarin.
Ketika itu, tim yang mengikuti kompetisi tersebut tercatat PSKB Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Persati Kuala Simpang, Perkas Subulussalam, PTPN –I Langsa, Persabar Meulaboh, dan tuan rumah PSAU Aceh Utara.
Untuk kompetisi wilayah Sumatera nanti, PSAU mendapat persetujuan dari PSSI dan juga klub-klub lain untuk menjadi tuan rumah. “Tim yang berlaga untuk kali ini yakni PS Sijunjung, Sumatera Barat, Persati Kuala Simpang, dan PSAU,” katanya didampingi Sekretaris Umum PSAU, Razali Hasan.
Seharusnya, kompetisi divisi III tersebut, tambah T Moni Alwi, pertandingan diadakan di luar daerah. Namun, karena hampir semua daerah mengalami kesulitan dalam pendanaan, kemudian PSSI mengambil kebijakan memberi izin kompetisi bisa dilaksanakan ditiap regional. Untuk wilayah Sumatera, PSAU mendapat persetujuan tampil sebagai tuan rumah. “Keputusan ini ditetapkan dalam rapat PSSI pada Juni lalu,” katanya.
Disebutkan, pihaknya kini sedang menunggu jadwal dari PSSI untuk laga tersebut. Terlebih, pihak PSSI sudah memberikan kabar kalau kompetisi akan berlangsung awal September. Namun, tanggal pastinya belum ditetapkan. Pun begitu, pihaknya terus melakukan persiapan secara matang.(c37/c46)
Pilih Tunas Bangsa
USAI ditunjuk sebagai tuan rumah, tim PSAU memilih Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe sebagai tempat pelaksanaan. Pemilihan stadion tersebut untuk mempermudahkan kompetisi dan lokasinya lebih mudah buat dijangkau.
Seperti diketahui, Stadion Tunas Bangsa dibangun pertama kali di tahun 1996 oleh Bupati Aceh Utara, Karimuddin, yang berlokasi di kawasan reklamasi Pusong dan Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti (sebelum pemekaran Lhoksuemawe dan Bireuen).
Luas areal stadion tersebut mencapai 3 hektare lebih dan mampu menampung sekitar 20.000 penonton. Kemudian pembangunannya itu dilanjutkan bupati Tarmizi A Karim dan diresmikan tahun 2004. Stadion tersebut selama ini digunakan tim Aceh Utara. Setelah pemekaran Lhokseumawe, stadion tersebut diizinkan untuk dikelola PSLS Lhokseumawe. “Namun, tim Aceh Utara seperti Aceh Utara FC, Persip Pase dan PSAU juga bisa memakai stadion ketika tim lain tidak menggunakannya,” jelas Alma Fuadi, Ketua Harian KONI Aceh Utara.(c37)
LHOKSEUMAWE– PSAU Aceh Utara terpilih menjadi tuan rumah kompetisi divisi III tingkat nasional wilayah Sumatera. Kompetisi versi Liga Liga Primer Indonesia (LPI) tersebut direncanakan berlangsung awal September mendatang, di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe.
“Sebelumnya, di kompetisi tingkat propinsi di lapangan Baktya pada Mei 2012, PSAU berhasil menjadi juara grup I Wilayah Barat,” ungkap Ketua Umum PSAU, T Moni Alwi kepada Serambi kemarin.
Ketika itu, tim yang mengikuti kompetisi tersebut tercatat PSKB Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Persati Kuala Simpang, Perkas Subulussalam, PTPN –I Langsa, Persabar Meulaboh, dan tuan rumah PSAU Aceh Utara.
Untuk kompetisi wilayah Sumatera nanti, PSAU mendapat persetujuan dari PSSI dan juga klub-klub lain untuk menjadi tuan rumah. “Tim yang berlaga untuk kali ini yakni PS Sijunjung, Sumatera Barat, Persati Kuala Simpang, dan PSAU,” katanya didampingi Sekretaris Umum PSAU, Razali Hasan.
Seharusnya, kompetisi divisi III tersebut, tambah T Moni Alwi, pertandingan diadakan di luar daerah. Namun, karena hampir semua daerah mengalami kesulitan dalam pendanaan, kemudian PSSI mengambil kebijakan memberi izin kompetisi bisa dilaksanakan ditiap regional. Untuk wilayah Sumatera, PSAU mendapat persetujuan tampil sebagai tuan rumah. “Keputusan ini ditetapkan dalam rapat PSSI pada Juni lalu,” katanya.
Disebutkan, pihaknya kini sedang menunggu jadwal dari PSSI untuk laga tersebut. Terlebih, pihak PSSI sudah memberikan kabar kalau kompetisi akan berlangsung awal September. Namun, tanggal pastinya belum ditetapkan. Pun begitu, pihaknya terus melakukan persiapan secara matang.(c37/c46)
Pilih Tunas Bangsa
USAI ditunjuk sebagai tuan rumah, tim PSAU memilih Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe sebagai tempat pelaksanaan. Pemilihan stadion tersebut untuk mempermudahkan kompetisi dan lokasinya lebih mudah buat dijangkau.
Seperti diketahui, Stadion Tunas Bangsa dibangun pertama kali di tahun 1996 oleh Bupati Aceh Utara, Karimuddin, yang berlokasi di kawasan reklamasi Pusong dan Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti (sebelum pemekaran Lhoksuemawe dan Bireuen).
Luas areal stadion tersebut mencapai 3 hektare lebih dan mampu menampung sekitar 20.000 penonton. Kemudian pembangunannya itu dilanjutkan bupati Tarmizi A Karim dan diresmikan tahun 2004. Stadion tersebut selama ini digunakan tim Aceh Utara. Setelah pemekaran Lhokseumawe, stadion tersebut diizinkan untuk dikelola PSLS Lhokseumawe. “Namun, tim Aceh Utara seperti Aceh Utara FC, Persip Pase dan PSAU juga bisa memakai stadion ketika tim lain tidak menggunakannya,” jelas Alma Fuadi, Ketua Harian KONI Aceh Utara.(c37)
Editor : bakri
