Jumat, 28 November 2014
Serambi Indonesia

Tiga Gadis ABG Pesta SS di Kebun Kopi

Kamis, 2 Agustus 2012 09:32 WIB

TAKENGON - Aparat di jajaran Polres Aceh Tengah, menggerebek sebuah ajang pesta sabu sabu pada sebuah gubuk kebun kopi di kawasan Sintep, Kecamatan Bintang. Tiga orang gadis ABG yang berstatus pelajar dan dua pemuda berhasil diangkut polisi dari lapak sabu sabu tersebut.

Info itu terungkap dalam acara gelar perkara narkoba di Mapolres Aceh tengah, kemarin. Insiden miris tersebut menurut polisi terjadi medio Juli lalu, dan kasusnya kini sedang dalam penanganan pihak polisi.

Sepanjang bulan Juli 2012, jajaran Polres Aceh Tengah, berhasil menangkap enam orang tersangka pengguna narkoba jenis sabu sabu (SS). Keenam tersangka ini, ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Diantara keenam pelaku pengguna narkoba yang berhasil dibekuk aparat Kepolisian Polres Aceh Tengah, tiga orang diantaranya merupakan gadis di bawah umur.

Gelar kasus itu berlangsung di Mapolres Aceh Tengah, Rabu (1/8) yang dihadiri sejumlah perwira Polres setempat. Selain kasus narkoba, gelar kasus tersebut terkait juga dengan penangkapan pelaku curanmor, minuman keras dan razia mercon.      

Satu orang dari enam pemakai SS itu, ditangkap di Jalan 1001, Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (31/7) sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Bersama keenam tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) SS dan bong (alat isap). “Komplotan pemuda-pemudi yang berjumlah lima orang, melakukan pesta sabu di kawasan perkebunan kopi di daerah Sintep, Kecamatan Bintang. Awalnya, masyarakat curiga karena pemuda-pemudi itu bukan muhrim tetapi berkumpul di salah rumah kebun di kawasan Sintep,” terang Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dicky Sondani melalui Kasat Narkoba, Iptu Muara Uli, Rabu (1/8).

Ketika ditangkap, lanjut Iptu Muara Uli, komplotan pemuda-pemudi ini yang berjumlah lima orang, tiga diantaranya merupakan gadis di bawah umur, yang ketika itu sedang asyik pesta sabu-sabu. Para tersangka pemakai narkoba jenis SS yang merupakan gadis dibawah umur, diantaranya berinisial QA (16) warga Kampung Pinangan, Kecamatan Kebayakan, SW (16) warga Kampung Pinangan, Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah dan RA (16) yang tercatat sebagai warga Pondok Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Sedangkan dua orang pemuda yang menjadi teman tiga gadis dibawah umur itu, yang juga ikut tertangkap yaitu berinisial MY (29) warga Kampung Kelitu, Kecamatan Bintang dan RI (16) masih pelajar yang tercatat sebagai warga Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. “Salah seorang tersangka, berinisial RA meski masih dibawah umur namun statusnya sudah menikah,” ungka Iptu Muara Uli.

Keenam pelaku saat ini telah diamankan. Sementara untuk ketiga gadis di bawah umur dititip sementara di Rutan Takengon, karena Polres Aceh Tengah tidak memiliki ruang tahanan wanita.  

 Pelaku curanmor dibekuk               
Selain kasus narkoba, jajaran Polres Aceh Tengah, juga menangkap salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku curanmor berinisial HRM alias BLL (24) yang tercatat sebagai warga Kampung Dedalu, Kecamatan Lut Tawar, ditangkap polisi 20 Juli 2012 lalu. Tersangka curanmor ini, ketika itu sedang melakukan aksinya memetik (mencuri-red) sepeda motor milik warga di daerah Dusun Gelengang, Kampung Reje Bukit, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Namun aksinya itu, telah duluan diketahui warga dan langsung dilakukan pengejaran. Tersangka sempat kabur dengan membawa lari sepmor hasil curiannya ke arah Kabupaten Bener Meriah. Dan setelah dilakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian Bener Meriah, akhirnya pelaku berhasil dibekuk.(c35)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas