Wanita Ini Telan Pisau Saat Tertawa
Sabtu, 4 Agustus 2012 18:19 WIB

LA Times
Berita Terkait
- 150 Ribu Warga Lhokseumawe belum Punya Akte Lahir
- Mike Tyson Bintangi Film Kartun
- Dibui Karena Bantu Orang Pindah Agama
- Lampung Buka UT Alquran Internasional
- Nelayan Hilang Bertambah Jadi 12 Orang
- Rendah, Minat Warga Bireuen Urus Akte
- Ingin Mulus, Mantan Model Suntikkan Minyak Goreng…
- Google Akui Negara Palestina
- Dubes Iran Kunjungi Politeknik Aceh
- Pemerintah Perlu Pengadilan Keliling
SERAMBINEWS.COM - Seorang wanita berusia 30 tahun dilaporkan
tak sengaja menelan pisau saat ia sedang tertawa. Kejadian itu bermula
saat wanita yang punya riwayat bulimia itu sedang menunjukkan pada
temannya bahwa ia tak lagi punya refleks memuntahkan.
Kemudian ia memasukkan pisau ke mulutnya dan tertawa, pada saat itulah pisaunya terlepas dan ia menelannya. Beruntung dokter berhasil mengambil pisau tersebut dan tak ada kerusakan fisik yang dialaminya. Sebelumnya ia juga pernah menelan pisau. Ia kemudian dirujuk untuk berkonsultasi ke psikiater.
Menurut dokter ahli pencernaan, kasus orang yang menelan benda-benda sebenarnya cukup sering. Misalnya saja saja baterai, pisau cukur, objek metal, pensil, sikat gigi, sendok, dan koin.
Kemampuan pencernaan manusia memang luar biasa. Perut kita memiliki daya tahan lebih dari yang kita bayangkan. Pernah diberitakan seorang pria yang makan sepotong demi sepotong bagian dari pesawat Cessna empat tempat duduk.
Anda mungkin juga pernah melihat orang-orang yang suka mengikuti kontes banyak-banyakan makan dalam waktu cepat. Kemampuan mereka dalam menampung porsi makan sangat besar dalam waktu singkat sangat mengagumkan.
Akan tetapi mereka beresiko besar mengalami gangguan perut, bahkan tak sedikit yang harus menjalani operasi usus. Mereka juga biasanya menderita obesitas dan berkurangnya kemampuan perut untuk mengosongkan isinya. Gejalanya adalah mual, hipoglikemi, dan rasa tidak nyaman pada perut.
Di dalam perut, sebenarnya benda-benda "asing" yang tidak sengaja, atau sengaja, kita telan hampir 90 persennya mampu melewati usus dan pindah ke bagian lain.
Kendati pencernaan punya kemampuan melindungi diri dari benda-benda asing tersebut, ternyata sekitar 1500 kematian setiap tahunnya disebabkan karena tertelannya benda asing.
Selain itu, tentu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk tindakan medis mengambil benda-benda asing itu dari perut.
Kemudian ia memasukkan pisau ke mulutnya dan tertawa, pada saat itulah pisaunya terlepas dan ia menelannya. Beruntung dokter berhasil mengambil pisau tersebut dan tak ada kerusakan fisik yang dialaminya. Sebelumnya ia juga pernah menelan pisau. Ia kemudian dirujuk untuk berkonsultasi ke psikiater.
Menurut dokter ahli pencernaan, kasus orang yang menelan benda-benda sebenarnya cukup sering. Misalnya saja saja baterai, pisau cukur, objek metal, pensil, sikat gigi, sendok, dan koin.
Kemampuan pencernaan manusia memang luar biasa. Perut kita memiliki daya tahan lebih dari yang kita bayangkan. Pernah diberitakan seorang pria yang makan sepotong demi sepotong bagian dari pesawat Cessna empat tempat duduk.
Anda mungkin juga pernah melihat orang-orang yang suka mengikuti kontes banyak-banyakan makan dalam waktu cepat. Kemampuan mereka dalam menampung porsi makan sangat besar dalam waktu singkat sangat mengagumkan.
Akan tetapi mereka beresiko besar mengalami gangguan perut, bahkan tak sedikit yang harus menjalani operasi usus. Mereka juga biasanya menderita obesitas dan berkurangnya kemampuan perut untuk mengosongkan isinya. Gejalanya adalah mual, hipoglikemi, dan rasa tidak nyaman pada perut.
Di dalam perut, sebenarnya benda-benda "asing" yang tidak sengaja, atau sengaja, kita telan hampir 90 persennya mampu melewati usus dan pindah ke bagian lain.
Kendati pencernaan punya kemampuan melindungi diri dari benda-benda asing tersebut, ternyata sekitar 1500 kematian setiap tahunnya disebabkan karena tertelannya benda asing.
Selain itu, tentu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk tindakan medis mengambil benda-benda asing itu dari perut.
