Bocah Main Api, Rumah Terbakar
Minggu, 5 Agustus 2012 10:04 WIB
Berita Terkait
- Kakak Beradik Tewas Terbakar
- Gudang Belakang Makodim Aceh Utara Terbakar
- Kantin Sekolah Muhamadyah Langsa Terbakar
- Rumah Janda Rohani Terbakar
- Ditinggal Kosong, Rumah Terbakar
- Lima Kios dan Gudang Grosir Terbakar
- Bengkel dan Belasan Sepmor Hangus Terbakar
- 9 Ruko di Pasie Raja Ludes Dilalap Api
- Mobil Pengangkut BBM Terbakar
- Kedai Ayam Potong Dibakar
BANDA ACEH - Bagi Anda yang memiliki anak balita, hendaknya benar-benar mengawasi semua aktivitas mereka. Apalagi, anak Anda tergolong anak yang aktif saat bermain. Pengawasan ini penting untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran yang dialami warga Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (4/8) kemarin.
Pukul 13.45 WIB kemarin warga di Jalan Alue Blang Gampong Ateuk dikejutkan dengan peristiwa terbakarnya rumah permanen milik Marsidi (62) di Jalan Alue Blang, Nomor 60. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Informasi diperoleh Serambi, api hanya membakar kamar milik Marsidi. Sementara bagian bangunan lainnya berhasil diselamatkan berkat bantuan warga setempat dan empat unit armada pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi. “Kejadian ini diluar dugaan kami,” kata Darwis (35), menantu Marsidi.
Menurut Darwis, sebelum kebakaran terjadi, anaknya Fathir Hidayah (4,5) dan Syifa Humaira (2,5) bermain-main dalam kamar mertuanya. Tiba-tiba Fathir keluar dari kamar itu. Sambil berteriak Fathir mengatakan kamar kakeknya terbakar. Namun, Darwis mengaku tak tahu persis apa yang menyebabkan kamar mertuanya terbakar.
“Saya kaget, begitu melihat lihat api sudah membesar, saya langsung mengeluarkan kedua anak saya dari dalam kamar, termasuk anak saya yang paling kecil yang mau saya tidurkan di ayunan. Lalu saya telepon teman-teman dan meminta bantuan warga,” kata Darwis.
Menurut dia, sebelum kejadian itu, Fathir sempat menuangkan cat di sebelah kamar mertuanya. Darwis menegur Fathir dan meminta tak mengulanginya lagi. Lalu Fathir masuk ke kamar Marsidi bersama Syifa. Tak lama kemudian, kedua anaknya meraung-raung sambil mengatakan kamar kakeknya terbakar.
Saat kejadian kemarin, mertua dan istrinya sedang pulang ke Aceh Selatan. Sementara itu, akibat musibah tersebut kerluaganya mengalami kerugian material sekitar Rp 100 juta.(mir)
Jangan Lalai
KAPOLRESTA Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK SH melalui Kapolsek Baiturrahman AKP Abdul Muthalib SE MM, menyebutkan penanganan awal cepat dilakukan oleh warga setempat sebelum empat unit pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Waka Polresta AKBP Drs Sugeng Hadi Sutrisno dan perangkat desa Ateuk Jawo, juga terlihat di lokasi.
Kapolsek Baiturrahman mengatakan dugaan sementara, api muncul saat kedua anaknya sedang bermain di kamar tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Ia juga mengimbau warga agar tidak lalai dalam mengawasi anak-anak, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(mir)
Pukul 13.45 WIB kemarin warga di Jalan Alue Blang Gampong Ateuk dikejutkan dengan peristiwa terbakarnya rumah permanen milik Marsidi (62) di Jalan Alue Blang, Nomor 60. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Informasi diperoleh Serambi, api hanya membakar kamar milik Marsidi. Sementara bagian bangunan lainnya berhasil diselamatkan berkat bantuan warga setempat dan empat unit armada pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi. “Kejadian ini diluar dugaan kami,” kata Darwis (35), menantu Marsidi.
Menurut Darwis, sebelum kebakaran terjadi, anaknya Fathir Hidayah (4,5) dan Syifa Humaira (2,5) bermain-main dalam kamar mertuanya. Tiba-tiba Fathir keluar dari kamar itu. Sambil berteriak Fathir mengatakan kamar kakeknya terbakar. Namun, Darwis mengaku tak tahu persis apa yang menyebabkan kamar mertuanya terbakar.
“Saya kaget, begitu melihat lihat api sudah membesar, saya langsung mengeluarkan kedua anak saya dari dalam kamar, termasuk anak saya yang paling kecil yang mau saya tidurkan di ayunan. Lalu saya telepon teman-teman dan meminta bantuan warga,” kata Darwis.
Menurut dia, sebelum kejadian itu, Fathir sempat menuangkan cat di sebelah kamar mertuanya. Darwis menegur Fathir dan meminta tak mengulanginya lagi. Lalu Fathir masuk ke kamar Marsidi bersama Syifa. Tak lama kemudian, kedua anaknya meraung-raung sambil mengatakan kamar kakeknya terbakar.
Saat kejadian kemarin, mertua dan istrinya sedang pulang ke Aceh Selatan. Sementara itu, akibat musibah tersebut kerluaganya mengalami kerugian material sekitar Rp 100 juta.(mir)
Jangan Lalai
KAPOLRESTA Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK SH melalui Kapolsek Baiturrahman AKP Abdul Muthalib SE MM, menyebutkan penanganan awal cepat dilakukan oleh warga setempat sebelum empat unit pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Waka Polresta AKBP Drs Sugeng Hadi Sutrisno dan perangkat desa Ateuk Jawo, juga terlihat di lokasi.
Kapolsek Baiturrahman mengatakan dugaan sementara, api muncul saat kedua anaknya sedang bermain di kamar tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Ia juga mengimbau warga agar tidak lalai dalam mengawasi anak-anak, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(mir)
Editor : bakri
