Bibit Kacang Bantuan tak Tumbuh
Senin, 6 Agustus 2012 08:49 WIB
Share |
TAPAKTUAN – Sejumlah kelompok tani di Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, mengaku kecewa pada mutu bibit kacang tanah yang disalurkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistan) setempat. Pasalnya sebagian benih kacang tanah bantuan itu dilaporkan tak mau tumbuh. Akibatnya sebagian petani setempat mengalami gagal panen.

“Kami berharap Dinas pertanian dan Peternakan Aceh Selatan bisa mencari solusi sebab sebagian bibit kacang tanah bantuan Distan yang sudah kami tanam itu tak mau tumbuh sehingga sangat merugikan kami,” papar salah seorang anggota kelompok tani asal Labuhan Haji Barat,  kepada Serambi di Tapaktuan, Jumat (3/8).

Keuchik Ujong Padang, Tgk Hamdan yang dikonfirmasi Serambi, Sabtu (4/8) membenarkan hal itu. Menurutnya ada sebagian kelompok tani di desanya mengeluhkan kondisi tersebut dan meminta dinas pertanian setempat untuk segera mencari solusi terhadap persoalan yang dialami mereka itu. “Apa yang dilaporkan kepada anda itu benar, sebab saya juga sudah melihatnya di lapangan,” kata Tgk Hamdan.

Camat Labuhan Haji Barat, Ir H Manaf Aldi MM yang ditemui Serambi di rumahnya, Sabtu (4/8) juga mengaku dirinya sudah banyak menerima laporan dan keluhan dari kelompok tani terkait kualitas bibit bantuan yang disalurkan Dinas Pertanian setempat. “Saya tidak tahu pasti berapa hektare jumlah jumlah bibit bantuan yang disalurkan untuk masyarakat petani, karena dalam penyalurannya tidak pernah berkoordinasi dengan saya selaku camat,” kata Manaf Aldi.(tz)

Dampak Bencana Banjir

KEPALA Dinas Pertanian dan  Peternakan (Kadistan) Kabupaten Aceh Selatan, Ir Darman MM yang coba di hubungi Serambi sejak Sabtu hingga Minggu belum juga berhasil. Nomor Handphone yang biasa digunakannya dalam keadaan tidak aktif, sedangkan untuk dijumpai ke kantornya tutup pada Sabtu dan Minggu.

Sementara Mantri Tani Wilayah Labuhan Haji Barat, Zulfikar SP yang dikonfirmasi Serambi, Minggu (5/8), mengaku tidak tumbuhnya sebagian tanaman kacang tanah itu bukan mutlak dikarenakan benih. Namun kondisi itu menurutnya juga ikut diakibatkan oleh dampak bencana banjir luapan yang melanda kecamatan tersebut beberapa waktu lalu. “Memang ada kendala beberapa orang, namun sekarang bibit itu sudah kita tarik dan kita gantikan dengan yang lain,” jelasnya.

Zulfikar juga berharap kepada petani untuk tidak mudah menyimpulkan tidak tumbuhnya sebagian tanaman kacang tersebut akibat kualitas benih bantuan yang diberikan. Sebab kondisi cuaca dan dampak bencana banjir luapan yang terjadi belakangan ini juga dinilai turut menjadi pemicu tidak tumbuhnya tanaman kacang tersebut. “Kendati demikian, kalau memang ada bibit yang kualitasnya kurang bagus bisa dikembalikan kepada kami,” pungkasnya.(tz)

Editor : bakri