Rabu, 10 Juni 2026

Tafakur

Dimusuhi Allah

Siapapun yang sedang menyongsong hari kemenangan Idul Fitri, ingin merasakan suatu kegembiraan

Tayang:
Editor: hasyim

Oleh: Jarjani Usman


“Berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya”
(HR. al Baihaqi ).

Siapapun yang sedang menyongsong hari kemenangan Idul Fitri, ingin merasakan suatu kegembiraan. Apalagi predikat kembali menjadi suci diraih dengan menahan diri dan penuh kesabaran sebulan penuh selama Ramadhan. Banyak yang berusaha bekerja siang dan bahkan malam agar mampu merayakan hari kemenangan itu dengan baik. Jangan sampai harapan mulia orang-orang yang telah bersusah payah bekerja itu terganjal akibat upah-upahnya tak dibayar dengan semestinya.

Tidak membayar upah para pekerja dengan sepatutnya bukan hanya memupuskan harapan sekaligus menzalimi manusia, tetapi juga mencari musuh dengan Allah. Sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah, Allah memusuhi tiga jenis manusia di hari kiamat. Di antaranya orang yang menyewakan seorang upahan dan mempekerjakan dengan penuh, tetapi tidak membayar upahnya (HR. Imam Bukhari).

Lebih lanjut diingatkan dalam Alquran bahwa orang-orang yang dimusuhi Allah, seperti yang suka berbuat zalim, termasuk tidak membayar upah pekerjanya, akan jauh dari petunjuk Allah. Dan siapapun yang dimusuhi Allah akan menjadi percuma amalannya. Menjadi sia-sia juga bersusah payah menahan diri selama bulan Ramadhan, bila tak berusaha mencari ridha Allah. Karena itu, Rasulullah mengajak agar membayar upah pekerja dengan jumlah yang pantas dan sesegera mungkin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved